Solidaritas koin (lanjutan)

Sepertinya penggagas dan pelaku gerakan pengumpulan koin sudah belajar dari pengalaman pemanfaatan social media pada peristiwa sebelumnya. Saat kasus prita muncul pertama kali,  dibuatlah blog ibuprita.suatuhari.com,  lalu ada  halaman dukungan di facebook. Pendukungnya mencapai hampir 300 ribu. Ketika kasus ledakan bom Mega kuningan terjadi, hal serupa dilakukan penggiat social media, Indonesiaunite didukung oleh lebih dari 400 ribu facebookers. Dalam kasus Bibit – Chandra, dukungan facebookers meningkat sangat signifikan, mencapai 1.300.000. Tapi keriuhan itu cuma terasa di dunia maya, meskipun, mainstream media juga memberitakan keriuhan di internet tersebut. Namun, di dunia nyata gaung kegiatan itu kurang begitu terasa. Continue reading “Solidaritas koin (lanjutan)”

PENTING! sebelum masuk social media.

Melanjutkan bahasan sebelumnya, bahwa setiap kegiatan komunikasi, memerlukan strategi dan  taktik yang pas, sesuai situasi bisnis yang dihadapi perusahaan. Pastinya, strategi ini  diperlukan untuk membantu perusahaan mencapai sasaran bisnisnya. Di tahap awal, ukuran keberhasilan dan sasaran  kegiatan komunikasi melalui social media  memang belum bisa disamakan dengan media komunikasi tradisional, seperti TV, Koran, radio, dan lainnya.  […]

“Haruskah kami ada di Facebook?”

Sebuah perusahaan multinasional – sebut saja PT XYZ – berinisiatif membuat akun di jejaring sosial (seperti: facebook), dan hasilnya akun tersebut panen komplain dari pelanggan. Kenapa bisa begitu dan  apa yang harus dilakukan? Itu adalah pertanyaan yang diajukan seorang peserta seminar International PR and Communication Conference, beberapa saat lalu.

Delapan nilai-nilai Pertamina

Di halaman 11 Kompas edisi 2 Januari 2010, muncul iklan setengah halaman tentang  pencitraan Pertamina. Ada 8 nilai Pertamina yang disampaikan dalam iklan tersebut. Yaitu: Kebanggaan bangsa, Kerja keras, Semangat Baru, World Class Oil Company, Transformasi, Energi Baru, Pertamina Clean. Dan sepertinya Pertamina ingin menonjokkan ”Kerja Keras” ebagai energi mereka dalam berkiprah.

“Help and Share” sukma di era Socialnomics.

Ada beberapa contoh  program sosial yang sukses dan menggema karena dikampanyekan melalui social media.  Sebut saja yang paling aktual adalah Koin Keadilan untuk Prita. Gerakan pengumpulan  koin logam untuk Prita Mulyasari,  dalam waktu 10 hari, tanpa ada komando, masyarakat berhasil mengumpulkan lebih dari Rp 650 juta.

Tifatul dan Program Kotoran Sapi itu

Menkominfo Tifatul Sembiring/TS ingin memberikan sentuhan yang berbeda di sektor ICT yang dipimpinnya. Dengan lebih mengarahkan ke  yang  ramah lingkungan. Untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar perangkat jaringan base transceiver station (BTS) yang ‘hijau’, Depkominfo pun kata dia,  akan diajak bersinergi dengan Departemen Pertanian.

REVITALISASI BISNIS dan CITRA BARU TELKOM

Revitalisasi bisnis dan citra baru adalah ‘paket’ perubahan Telkom. Seperti lazimnya yang dilakukan sejumlah korporasi besar yang memimpin di bidangnya. Sebut saja, Citibank, Pertamina, Bank Mandiri,  dan beberapa bulan lalu Telecom Malaysia International mengubah nama dan logonya menjadi axiata. Perubahan logo biasanya merupakan buntut dari sebuah transformasi bisnis, atau revitalisasi. Merujuk ke transformasi yang juga […]

Cowok tulalit, nggak masalah…

Jangan takut, kalau loe naksir cowok, nice looking,  tampilan mantap, body oke, kantong tajir, cuma agak  tulalit (alias suka nggak nyambung). Kalau udah ngebet kawin, ya go show aja. Jangan khawatir kalau anak loe nanti bakal oon kayak ayahnya. Sepanjang loe sendiri nggak tergolong oon.