Jadikan musuh sebagai teman*

Bisnis adalah perang. Secara tradisional,  begitulah bisnis pada awalnya diartikan.  Bisnis identik dengan : memperdaya pesaing, merebut bagian pasar/market share, mengadu dan membunuh merek lain, dan sebagainya. Dalam bisnis harus ada pemenang dan pecundang. Seperti itulah yang dituturkan  seorang pengarang buku bernama Gore Vidal, “Tidaklah cukup hanya sukses, orang lain harus gagal.” Continue reading “Jadikan musuh sebagai teman*”…

WoM : kecepatan viral di era tanpa batas.

Internet, kehadiran tehnologi web 2.0 telah mengubah pola komunikasi – yang berbasis pesan — kini bersifat  dua arah.  Dimana kekuasaan, keputusan dan yang mempengaruhi sebuah keputusan ada di tangan target audience. Media tradisional masih tetap penting, tapi ia tak sendirian lagi “mengusai” ranah publikasi. Media ini mesti “berkolaborasi” dengan cyberspace.

Suatu fakta dipaparkan News Group International bahwa  67%  bisnis/ekonomi dijalankan melalui WOM/Word of Mouth.  Sementara angka lain menyatakan bahwa di dunia nyata 80% pelaku bisnis merasa  telah memberikan pelayanan  yang luar biasa pada pelanggannya, tapi nyatanya hanya 8%  pelanggan yang kemudian berkenan menceritakan pengalaman indahnya itu. Continue reading “WoM : kecepatan viral di era tanpa batas.”…

Hati-hati, jangan asal nyeplos.

logo IDX
logo IDX

“Perusahaan publik harus hati-hati dalam mengeluarkan pernyataan yang bersifat forward looking statement,” begitu ujar seorang analis pasar modal.   Analis ini kerap menengarai sejumlah eksekutif perusahaan publik begitu gampang  membuat  pernyataan yang bersifat  rencana kinerja. Padahal, ”Statemen  itu bisa disebut “janji” yang akan ditagih oleh pemegang saham publik,” imbuhnya. Continue reading “Hati-hati, jangan asal nyeplos.”…