Archive for March, 2008

Mar 31

Belakangan ini tuntutan untuk melakukan kegiatan edukasi pelanggan makin tinggi. Tuntutan ini seiring makin dinamisnya program-program pemasaran/promo yang dirilis para operator telekomunikasi selular.

Jika biasanya program promosi berusia tiga bulan, kini perubahan makin cepat. Hampir setiap bulan promosi baru muncul, sehingga iklan-iklan yang bermuatan tarif murah nyaris mendominasi ruang-ruang advertensi, baik di media cetak maupun elektronik.

Menyimak fenomena tersebut, regulator telekomunikasi dan lembaga konsumen meminta kepada seluruh operator telekomunikasi agar lebih transparan dalam beriklan. Regulator juga mengharap operator mengedepankan unsur edukasi publik dalam aktivitas pemasaran — iklan. (more…)

Mar 24

Di saat berselancar di dunia maya sudah mulai menjadi gaya hidup sebagian masyarakat, khususnya di kota besar, saat itu pula kebutuhan untuk bisa “nyambung terus” pun makin tinggi.

sinyal-3.jpg

Apalagi bagi mereka, kalangan pecinta gadget yang punya banyak email account, gemar bersosialisasi melalui dunia maya, atau hobi chatting.

Sebagai kalangan yang sangat haus akses Internet, mereka harus selalu connect selama 24 jam. Bila jaringan Internet putus atau lambat, maka segmen ini pulalah yang paling merasa paling terganggu, seakan kehilangan asupan oksigen bagi tubuhnya.

Belakangan mobile broadband Internet mulai marak di Indonesia. Beberapa operator yang sudah memiliki lisensi 3G seperti XL, Indosat dan Telkomsel, gencar berpromosi menawarkan layanan tersebut. Bagaimana layanannya? (more…)

Mar 17

pameran-1.jpg

Minggu lalu ada dua peristiwa besar yang menarik untuk dicermati. Pertama, pernyataan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu yang meminta masyarakat memaklumi kondisi pasar akhir-akhir ini.

Mengutip harian Warta Kota, Mari mengakui departemennya kesulitan mengendalikan kenaikan harga berbagai barang kebutuhan pokok, meski pemerintah sudah menganggarkan Rp 500 miliar untuk program subsidi minyak goreng selama enam bulan ke depan. (more…)

Mar 10

Beberapa hari lalu, Herry SW, pemerhati telekomunikasi dari Surabaya, meneruskan sejumlah komentar pengguna layanan selular yang diposting melalui blog-nya.

Herry menampung komentar pengguna atas tarif baru XL bebas yang Rp 0,0000….1/dtk, yang diluncurkan sejak 5 Maret lalu. Yang justru menarik disimak adalah uneg-uneg sejumlah pengguna layanan paska bayar, yang terkesan selama ini merasa dianaktirikan.

Kebetulan Sabtu malam lalu, saat kondangan pengantin anak Pak Cahjana, Direktur Jenderal Telematika Depkominfo, di Bandung, aku bersua dengan Pak Hermawan Kartajaya (HK), dan sempat ngobrol ihwal topik di atas.

Kebetulan pula, kami sama-sama melanggani layanan pasca bayar beberapa operator selular. Obrolan jadi makin seru karena kami tak cuma berdiskusi sebagai pelanggan tapi juga sesama peminat marketing. (more…)

Mar 03

Suatu hari di Garuda Executive Lounge di Bandar Udara Soekarno-Hatta. Ketika hendak mengambil minuman, saya lihat kebanyakan tamu mengambil gula rendah kalori. Begitu juga saya.

Seorang tamu di sebelah saya lantas menyeletuk, “Kayaknya sekarang orang lebih suka gula rendah kalori ya. Padahal isinya juga mungkin sama aja. Kesuksesan marketing nih.” Setelah ngomong begitu, si tamu tadi juga mencomot gula rendah kalori untuk pemanis minumannya.

Asumsinya tidak salah. Setidaknya di tempat tersebut, stok gula rendah kalori lebih banyak, tiga kali lipat ketimbang gula biasa. Menurut cerita pelayan di sana, pengunjung memang lebih suka diet sugar. (more…)