Momentum goyang samba pasar data.

Beberapa  hari lalu, dalam sebuah diskusi internal di sebuah operator selular, tercetus sebuah pertanyaan, ”Bagaimana pasar  mobile data di tahun 2009?”  Sebuah pertanyaan yang menggelitik.

Sejatinya para pemain di industri ini sudah memiliki jawaban  pasti berikut perhitungan potensi pasarnya.  Namun, yang masih menjadi pertanyaan adalah  pada kesiapan   mereka  menggarap potensi pasar yang terus berkembang dari hari ke hari. Kalaupun jawabannya siap, maka kapan dan bagaimana, adalah issu selanjutnya yang juga mesti dijawab. Continue reading “Momentum goyang samba pasar data.”

Saatnya menangkap jejaring sosial di tahun 2009

Di luar dugaan, ternyata  2008 ini merupakan tahun penuh berkah bagi industri telekomunikasi bergerak  di Indonesia.  Secara umum industri mampu  tumbuh 10 kali dibanding angka pertumbuhan ekonomi nasional.  Hingga triwulan ke tiga  2008 tercatat 143,8 juta pengguna telepon (GSM+CDMA), naik 56% dibanding periode yang sama pada 2007 yang 92 juta. Angka  ini masih  lebih tinggi […]

Mendewasakan Industri Telekomunikasi

Bersaing, bagi pelaku industri adalah hal yang wajar. Karena sejatinya semua pelaku industri butuh pesaing (lawan) yang bisa dijadikan pendorong untuk memberikan yang terbaik bagi konsumennya. Itu semua akan terjadi bila pelaku industri telah dewasa, sehingga persaingan yang muncul pun persaingan yang sehat. Tapi rupanya persaingan yang sehat belum nampak di industri telekomunikasi  seluler. Mau […]

Maaf

Mohon maaf belum sempat upload posting baru di sini, mudah-mudahan dalam waktu 1 -2 hari ini sudah dapat inspirasi dan energi untuk menulis sesuatu yang menarik. salam.

Jadual pesta blogger mundur

Talkshow e-lifestyle di Metro TV dengan nara sumber Kuncoro dan aku, hari minggu kemarin, tentang blogging, ternyata menarik minat banyak kawan. Aku mendapat banyak respon via sms, chatting di ym, bahkan via facebook, dari para blogger yang berniat hadir di acara Pesta Blogger 2008. (Thanks to Ferly Junandar -host e-lifestyle, dan mas Deddy -Metro TV)

Jadikan musuh sebagai teman*

Bisnis adalah perang. Secara tradisional,  begitulah bisnis pada awalnya diartikan.  Bisnis identik dengan : memperdaya pesaing, merebut bagian pasar/market share, mengadu dan membunuh merek lain, dan sebagainya. Dalam bisnis harus ada pemenang dan pecundang. Seperti itulah yang dituturkan  seorang pengarang buku bernama Gore Vidal, “Tidaklah cukup hanya sukses, orang lain harus gagal.”

Capres tak sekadar muda dan nge-net.

Sudah kerap “atraksi” Barack Obama dibahas di pelbagai tulisan. Berulang kali, dari pelbagai sudut pandang, toh Obama seperti magnet, yang ia lakukan selalu membuat orang takjub. Ia tak cuma menyedot perhatian masyarakat Amerika, media, tapi juga warga dunia, termasuk di Indonesia.

WoM : kecepatan viral di era tanpa batas.

Internet, kehadiran tehnologi web 2.0 telah mengubah pola komunikasi – yang berbasis pesan — kini bersifat  dua arah.  Dimana kekuasaan, keputusan dan yang mempengaruhi sebuah keputusan ada di tangan target audience. Media tradisional masih tetap penting, tapi ia tak sendirian lagi “mengusai” ranah publikasi. Media ini mesti “berkolaborasi” dengan cyberspace. Suatu fakta dipaparkan News Group […]