Kadang hidup terasa seperti perlombaan tanpa garis akhir. Kita terus berlari dari satu urusan ke urusan lain, mengejar tenggat, janji, dan ekspektasi — kadang sampai lupa bertanya apakah kita masih berjalan di arah yang benar atau tidak. Dalam pusaran kesibukan itu, tubuh bekerja tanpa henti, pikiran terus berputar, dan hati mulai kehilangan rasa.
