Aktivitas pengumpulan koin keadilan untuk Prita terlahir karena sebuah spontanitas milis sehat dan komunitas Langsat, pada Desember 2009. Dalam hitungan hari telah menjadi isu terhangat di media mainstream. Dimana semua media saling berlomba menampilkan berita tentang koin keadilan dari pelbagai sudut pandang. (more…)
Content is a king. Begitulah semboyan penting di era user generated content ini. Masa dimana setiap orang ingin terlibat, dan turut menyediakan konten, tak cuma sebagai konsumen konten. Tak mengherankan seperti dilaporkan Comscore , bahwa Indonesia merupakan pengunjung tertinggi situs jejaring sosial twitter.
Wah..wah, baru di hari pertama Java Jazz Festival 2010 berlangsung, sudah disambut daftar panjang keluhan penonton. Mulai lokasinya yang jauh, transportasi dan parkirnya susah, fasilitas beberapa arena pertunjukan yang kurang memadai dan sempit, panas, antrean untuk masuk, juga ke arena special show, sampai antrian beli makanan dan minuman. Keluhan yang paling heboh di jejaring sosial : hampir semua penyedia jaringan telekomunikasi bermasalah alias tak bisa digunakan. (more…)
Sepertinya penggagas dan pelaku gerakan pengumpulan koin sudah belajar dari pengalaman pemanfaatan social media pada peristiwa sebelumnya. Saat kasus prita muncul pertama kali, dibuatlah blog ibuprita.suatuhari.com, lalu ada halaman dukungan di facebook. Pendukungnya mencapai hampir 300 ribu. Ketika kasus ledakan bom Mega kuningan terjadi, hal serupa dilakukan penggiat social media, Indonesiaunite didukung oleh lebih dari 400 ribu facebookers. Dalam kasus Bibit – Chandra, dukungan facebookers meningkat sangat signifikan, mencapai 1.300.000. Tapi keriuhan itu cuma terasa di dunia maya, meskipun, mainstream media juga memberitakan keriuhan di internet tersebut. Namun, di dunia nyata gaung kegiatan itu kurang begitu terasa. (more…)
Melanjutkan bahasan sebelumnya, bahwa setiap kegiatan komunikasi, memerlukan strategi dan taktik yang pas, sesuai situasi bisnis yang dihadapi perusahaan. Pastinya, strategi ini diperlukan untuk membantu perusahaan mencapai sasaran bisnisnya. Di tahap awal, ukuran keberhasilan dan sasaran kegiatan komunikasi melalui social media memang belum bisa disamakan dengan media komunikasi tradisional, seperti TV, Koran, radio, dan lainnya. Tapi, secara terintegrasi perusahaan bisa mengaitkan kegiatan social media ini dengan strategi bisnisnya. (more…)
