Ketika segala sesuatunya tidak berjalan sebagaimana mestinya, itulah krisis. Contohnya, krisis terjadi ketika jaringan telekomunikasi tiba-tiba tidak berfungsi selama beberapa jam, atau sebuah produk makanan diisukan haram dan sudah terlanjur beredar di pasaran. Ini saatnya crisis management bekerja dan alarm crisis communication dinyalakan. (more…)
Mbah Ti, begitu keluarga kami biasa memanggilnya. Dia pembantu kami, sejak nol tahun pernikahanku, yang hampir 20 tahun lalu. Dialah orang yang sempat menyaksikan kelahiran dan merawat kedua anakku Wangi dan Ebhin.
Mbah Ti, memutuskan pensiun sejak 5 tahun lalu, “Kulo pun mboten kiyat nyambut damel malih (red: saya sudah tidak kuat kerja lagi),” kata perempuan bernama lengkap Supartini yang sudah berumur 70 tahun lebih ini. Kami sekeluarga sempat mengantarkannya pulang sampai di rumahnya di desa Papar, Pare, Kediri. (more…)
Saat menerima undangan (apapun), di kolom nama dan alamat yang diundang kerap dijumpai tulisan, ”mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisan nama maupun jabatan”. Mungkin itu hanya masalah kecil, namun, itu disadari betul bahwa kesalahan penulisan nama – semisal dari Ventura menjadi Fentura atau jabatan General Manager di tulis hanya Manager saja – bisa jadi menimbulkan rasa tidak enak ataupun dianggap kurang menghargai yang diundang. (more…)
