Oct 23
“Tarif murah” di industri telepon seluler benar-benar bak mantera yang sakti. Tarif murah telah mampu menghipnotis jutaan orang untuk menjadi pelanggan ponsel, meski persaingan begitu ketat di industri ini. (more…)
“Tarif murah” di industri telepon seluler benar-benar bak mantera yang sakti. Tarif murah telah mampu menghipnotis jutaan orang untuk menjadi pelanggan ponsel, meski persaingan begitu ketat di industri ini. (more…)
Jangan dikira pilihan mobile advertising, hanya pada benda-benda bergerak yang tak punya emosi. Perkembangan mobile advertising, sudah merambah sampai pada medium yang sensitif dan menyentuh emosi. Tidak percaya, lihat saja ini: iklan berjalan gaya baru yang sempat saya lihat di Indonesia International Motor Show, di JCC pekan lalu.