Akhirnya, 14 Desember 2010, buku Setahun Koin Keadilan resmi diluncurkan. Banyak aktivitas sosial dilakukan, social media digunakan untuk mengaselerasi kegiatan sosial tersebut. Tapi tidak semua kegiatan sosial bisa mengajak pelibatan masyarakat. (more…)
Aktivitas pengumpulan koin keadilan untuk Prita terlahir karena sebuah spontanitas milis sehat dan komunitas Langsat, pada Desember 2009. Dalam hitungan hari telah menjadi isu terhangat di media mainstream. Dimana semua media saling berlomba menampilkan berita tentang koin keadilan dari pelbagai sudut pandang. (more…)
Sepertinya penggagas dan pelaku gerakan pengumpulan koin sudah belajar dari pengalaman pemanfaatan social media pada peristiwa sebelumnya. Saat kasus prita muncul pertama kali, dibuatlah blog ibuprita.suatuhari.com, lalu ada halaman dukungan di facebook. Pendukungnya mencapai hampir 300 ribu. Ketika kasus ledakan bom Mega kuningan terjadi, hal serupa dilakukan penggiat social media, Indonesiaunite didukung oleh lebih dari 400 ribu facebookers. Dalam kasus Bibit – Chandra, dukungan facebookers meningkat sangat signifikan, mencapai 1.300.000. Tapi keriuhan itu cuma terasa di dunia maya, meskipun, mainstream media juga memberitakan keriuhan di internet tersebut. Namun, di dunia nyata gaung kegiatan itu kurang begitu terasa. (more…)
Pengumpulan koin logam untuk Prita Mulyasari, sungguh menjadi gerakan yang sangat fenomenal. Dalam waktu 10 hari, tanpa ada komando, masyarakat berhasil mengumpulkan lebih dari Rp 615 juta.
Ada beberapa contoh program sosial yang sukses dan menggema karena dikampanyekan melalui social media. Sebut saja yang paling aktual adalah Koin Keadilan untuk Prita. Gerakan pengumpulan koin logam untuk Prita Mulyasari, dalam waktu 10 hari, tanpa ada komando, masyarakat berhasil mengumpulkan lebih dari Rp 650 juta. (more…)
