13 hari yang menyenangkan (bagian 2)

Walau santai, tapi kami selalu berupaya tertib jadual. Sesuai rencana yang telah kami buat, Sabtu 26 Juli kami kembali ke Jogja. Kami meninggalkan Surabaya jam 10.00, berharap perjalanan masih lancar. Ternyata di H-2 ini sejumlah titik sudah mulai tersendat. Yang paling parah adalah di Nganjuk, dimana kami harus bersabar antri kemacetan selama 3 jam. Alhasil kami tiba di Jogja pun sudah jelang tengah malam lagi, jam 22.30 seperti waktu kami baru tiba dari Jakarta. Rupanya angka 22.30 itu berulang… Continue reading “13 hari yang menyenangkan (bagian 2)”

13 hari yang menyenangkan (bagian 1)

“Lebaran ini mudik yuk, pakai mobil,” ucap saya kepada suami sekitar pertengahan Juni lalu. Boleh juga, tapi mesti disiapin jauh hari, jawabnya. Betul juga, perjalanan kami ke Jateng dengan mobil terakhir adalah 7 tahun lalu. Lalu kami pun berhitung soal waktu dan sebagainya, menyesuaikan dengan jadual pekerjaan dan liburan anak-anak. Selain berhitung soal waktu, kamipun harus mendapatkan seseorang untuk menjaga rumah saat kami bepergian. Beruntung, om kami, bersedia menunggu rumah selama kami mudik. Continue reading “13 hari yang menyenangkan (bagian 1)”

Arem-arem, tombo kangen

Mestinya banyak yang sudah  kenal dan pernah merasakan makanan ini. Bentuknya menyerupai lemper, tapi yang ini terbuat dari beras (nasi) yang di dalamnya diisi campuran ati ayam, rempela, kentang dan wortel. Arem-arem banyak dijual di toko-toko kue. Makan 1 potong lumayan bikin kenyang, karenanya penganan ini kerap jadi bekal  saat piknik. Continue reading “Arem-arem, tombo kangen”

Kartini dan Selamatkan Ibu

Kemarin baru saja kita memperingati hari Kartini yang jatuh tepat 21 April. Hari itu, linimasa twitter Indonesia diwarnai dengan percakapan seputar Kartini. Tweeps memberikan contoh-contoh sosok Kartini masa kini, sesuuai persepsi masing-masing. Kata kunci Hari Kartini, sendiri sempat menjadi trending topic dalam statistik Salingsilang.com sehari sebelumnya pada 20 April 2012. Continue reading “Kartini dan Selamatkan Ibu”

“Bunda itu Patron Bagi Anaknya

Suatu malam sepulang kantor, anak lanang menyambut dengan menawarkan segelas coklat.  “Minum susu atau coklat jelang tidur akan membuat tidur kita nyenyak,” katanya. Lho? Itu kan kata-kata saya ketika mulai biasakannya minum susu sebelum tidur, yang rupanya sudah di kopasnya.  Senjata makan tuan deh. Continue reading ““Bunda itu Patron Bagi Anaknya”

Tempat berburu berita & melempar isu itu bernama Media Sosial

Jumat lalu saya sempat mengikuti diskusi di Dewan Pers tentang hasil survei DP terhadap  penggunaan media sosial unyuk peliputan dan penulisan berita. Hasil survei finalnya memang belum dirilis, saya hanya ingin mencuplik beberapa poin menarik yang sempat dipaparkan. Continue reading “Tempat berburu berita & melempar isu itu bernama Media Sosial”