Archive for the ‘PR side’ Category

Aug 14
logo IDX

logo IDX

“Perusahaan publik harus hati-hati dalam mengeluarkan pernyataan yang bersifat forward looking statement,” begitu ujar seorang analis pasar modal.   Analis ini kerap menengarai sejumlah eksekutif perusahaan publik begitu gampang  membuat  pernyataan yang bersifat  rencana kinerja. Padahal, ”Statemen  itu bisa disebut “janji” yang akan ditagih oleh pemegang saham publik,” imbuhnya. (more…)

Aug 02

Ini tentang pengalamanku. Jumat malam lalu, aku belanja di Metro Department Store (MDS)  di Mal Pondok Indah. Saat membayar di kasir, aku ditawari  untuk ikut program donasi MDS,  menyumbang Rp 50 ribu, dengan imbalan mendapat voucher belanja Rp 100 ribu (kalau tidak salah). Sebelum menyetujuinya, aku bertanya ke petugas MDS,” mau disumbangkan ke mana dananya?”  “Ke terumbu karang”, jawab petugasnya.
(more…)

Jul 21

Membangun reputasi perusahaan kerap belum menjadi prioritas bagi sejumlah perusahaan, terutama perusahaan baru. Umumnya prioritas utama mereka adalah mengejar angka penjualan, market share.

Dalam buku The Power of Corporate Communication karangan Paul A Argenti dan Janis Forman, citra dan identitas adalah kompenen utama untuk membangun reputasi perusahaan seperti yang biasa dijabarkan dalam visi perusahaan.

Ujungnya, reputasi perusahaan dikaitkan dengan kompetensi perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Lebih dari itu, ini juga menyangkut tanggung jawab dan kepedulian perusahaan sebagai corporate citizen. (more…)

Jul 07

Bagaimana menyiapkan sebuah konferensi pers agar berhasil? Begitulah pertanyaan untukku dari seorang mahasiswa studi komunikasi di sebuah universitas di Surabaya yang sedang menyiapkan skripsi tentang media relations.

Sebelum menjawab pertanyaan “bagaimana”, terlebih dulu aku ingin kami sepakat mengenai kriteria “berhasil” yang ia maksud. Berhasil dalam konteks ini, bagiku ada dua hal mendasar:

  1. Berita-berita yang kemudian muncul di media, sama atau tidak terlalu menyimpang dari key messages yang sudah kita persiapkan.
  2. Sebagian besar media yang diundang datang dan yang hadir pun kemudian menulis.

Dari kriteria berhasil di atas, kemudian kita bicara tentang bagaimana menyiapkannya. Konferensi pers, termasuk kategori planned messages, pesan yang direncanakan. Di dalam dunia public relations, ada tiga jenis pesan yang lain: inferred messages, maintenance messages, dan unplanned messages. (more…)

Jun 23

Logo PLN PerseroKrisis Listrik Hingga 2009. Demikian judul headline Kompas 31 Mei lalu. Wakil direktur utama PT Perusahaan Listrik Negara, Rudiantara, menjelaskan kondisi PLN saat ini. “Pemadaman tidak bisa dihindari karena kapasitas PLN tidak bertambah secara signifikan,” jelas Rudiantara (RA) di hadapan sejumlah media.

Secara transparan, RA memaparkan pertumbuhan pemakaian listrik kuartal 1-2008 mencapai 6,8%, padahal target pertumbuhan dalam APBN hanya 1,9%. Dengan pertumbuhan konsumsi listrik di atas 6%, cadangan daya pun terus tergerus, menjadi 25%, dari batas yang seharusnya 40%.

RA menjanjikan, kondisi kelistrikan akan membaik setelah beberapa proyek 10.000 megawatt (MW) mulai masuk pada pertengahan 2009. Yang jelas, dengan defisit 800-900 MW di wilayah Jawa-Bali, maka pemadaman bergilir pun tak terelakkan. (more…)