Female, Friendship, Fun (part 2)

Hari ke 2 di Jogja, tujuan utama kami hari ini adalah berlatih  dengan 2 maestro Joget Mataram, ibu Theresia Suharti (69 th) dan ibu Putri (73 th). Beruntung kami mendapatkan private class sebelum gladi beksan keesokan harinya. Berlatih bersama selama 2,5 jam, dan mendapatkan masukan bagi masing-masing kami, serta tips untuk menyiasati beragam gerakan sulit saat menari itu priceless.

2,5 jam yang gembrobyos

Continue reading “Female, Friendship, Fun (part 2)”

Female, Friendship, Fun (part 1).

Menari bagi  saya adalah seperti kembali ke masa kecil.  Ketika SD dan SMP saya rajin  berlatih menari di pendopo kawedanan Pare-Kediri. Ketika menginjak SMA, pindah ke Surabaya, kegiatan menari pun seakan terlupakan. Namun, terlupakan bukan berarti lupa sama sekali, kenangan menari Jawa selalu muncul. Sampai  saya bertemu dengan teman-teman yang memiliki minat sama (ternyata juga […]

Yogya, antara tari dan kuliner (3)

Minggu, 6 April 2016…hari H. Bak  ‘ibu asrama’ sejak jam 5 pagi saya sudah bangun dan membangunkan yang lain… Tapi ya gitu deh, yang dibangunin masih nawar… Untunglah, kami bisa jalan menuju jl Gamelan Kidul tepat waktu, tempat sebagian penari menginap dan sekaligus untuk dandan. Suasana sebelum pentas, mungkin menyerupai kisah dibalik panggung. Bagaimana para penari […]

Yogya, antara tari dan kuliner (2)

Hari ke 2 di Yogya, bakal diisi agenda yang padat. Maka kami ber6 pun bangun pagi. Aktifitas diawali dengan ber-photo photo di sport center Taman Palagan yang epic. Kebetulan cuaca juga cerah, dan matahari belum menyengat. Setelah puas jeprat jepret, kami pun meluncur menuju kota, dengan ‘pitstop’ pertama: sarapan di toko kue Trubus di daerah […]

Yogya, antara tari dan kuliner (1)

Menari di kraton Jogja? Ajakan untuk ikut latihan bersama – sebuah kegiatan yang rutin diselenggarakan oleh Kraton Jogja – adalah sebuah ‘tantangan’. Karena walau hanya latihan, setidaknya kami perlu menyiapkan diri agar bisa ‘tampil’ layak. Tapi kalimat ‘ke Jogja’ itu sendiri adalah ajakan yang menyenangkan. Langsung terbayang: jalan-jalannya, kulinernya, dan masih banyak lagi. Seperti lirik […]

Bertemu kembali setelah 38 tahun berpisah

Social media memang seperti magic. Mempertemukan yang sudah lama terpisah, menyambung kembali yang sudah lama tak bertemu. Begitu juga kami, alumni SMP Negeri, Pare, Kediri. Setelah kami lulus pada 1977, sebagian kami langsung ‘transmigrasi’ ke kota lain, dan tidak pernah bertemu lagi. Seperti saya, SMA di  Surabaya dan kuliah di Jogjakarta, sudah tak pernah bertemu […]

#CeritaRamadhan Dalam Perbedaan

Ketika saya memutuskan menikah secara catatan sipil 26 tahun lalu, saya sadar bahwa saya harus menghadapi perbedaan ini (mungkin) sepanjang hidup saya. Suami saya (Yusro M Santoso) muslim, lahir dari keluarga Muhamadiyah, saya Kristen sejak lahir. Dan kami sepakat untuk tetap menganut keyakinan kami masing-masing. Egois? Mungkin sebagian orang akan mengatakan seperti itu. Tapi bagi […]

September ceria.

September Ceria, seperti judul lagi Vina Panduwinata. Begitulah cerita koe di bulan yang lalu. Tanpa maksud mengecilkan keceriaan bulan-bulan sebelumnya, akoe memang merasa bulan ini memberi kesempatan untuk menikmati kegembiraan sepanjang bulan.

“Bunda itu Patron Bagi Anaknya

Suatu malam sepulang kantor, anak lanang menyambut dengan menawarkan segelas coklat.  “Minum susu atau coklat jelang tidur akan membuat tidur kita nyenyak,” katanya. Lho? Itu kan kata-kata saya ketika mulai biasakannya minum susu sebelum tidur, yang rupanya sudah di kopasnya.  Senjata makan tuan deh.