Archive for the ‘marketing side’ Category

Sep 01

Internet, kehadiran tehnologi web 2.0 telah mengubah pola komunikasi – yang berbasis pesan — kini bersifat  dua arah.  Dimana kekuasaan, keputusan dan yang mempengaruhi sebuah keputusan ada di tangan target audience. Media tradisional masih tetap penting, tapi ia tak sendirian lagi “mengusai” ranah publikasi. Media ini mesti “berkolaborasi” dengan cyberspace.

Suatu fakta dipaparkan News Group International bahwa  67%  bisnis/ekonomi dijalankan melalui WOM/Word of Mouth.  Sementara angka lain menyatakan bahwa di dunia nyata 80% pelaku bisnis merasa  telah memberikan pelayanan  yang luar biasa pada pelanggannya, tapi nyatanya hanya 8%  pelanggan yang kemudian berkenan menceritakan pengalaman indahnya itu. (more…)

Aug 24

Jumat lalu, dalam sebuah seminar bertajuk “Manfaat Peningkatan Cukai Tembakau di Indonesia” “, Menteri Keuangan Sri Mulyani memaparkan sebuah fakta yang cukup menakjubkan. Ternyata, merokok dan mengirim pesan singkat (SMS), menjadi konsumsi terbesar bagi kalangan rumah tangga kelompok miskin. (more…)

Jul 23

Jangan dikira pilihan mobile advertising, hanya pada benda-benda bergerak yang tak punya emosi. Perkembangan mobile advertising, sudah merambah sampai pada medium yang sensitif dan menyentuh emosi. Tidak percaya, lihat saja ini: iklan berjalan gaya baru yang sempat saya lihat di Indonesia International Motor Show, di JCC pekan lalu.

Menyentuh emosi

(more…)

Jul 14

SA logoJudul di atas adalah ucapan Mr Sim Kay Wee, Senior Vice President Singapore Airlines (SA) ketika menjawab pertanyaan seorang pengunjung di markas SA, tentang bagaimana perusahaannya bisa bertahan di urutan teratas dalam hal layanan selama bertahun-tahun.

Pertimbangan Sim -– seperti ditulis dalam buku “Your Service Insights” karangan Ron Kaufman — begini. “Jika Anda terbang dengan maskapai mediocre, ekspekstasi servisnya mungkin hanya 50 persen. Jika kru kabin dalam mood yang bagus, dan melayani pada level 65 persen, maka persepsi Anda akan mengatakan bahwa servisnya naik 15 persen”.

Saat ini semua orang tahu bahwa SA adalah jawara di airline business. Apa ekspektasi penumpang atas servis SA? Tentu saja 110 persen. Jika kru kabin melayani hanya pada level 100 persen, maka apa persepsi penumpang terhadap servis maskapai penerbangan ini? Turun 10%, tentunya. (more…)

Jun 02

“Sebagai raksasa media cetak, Kompas Gramedia berhasil membangun sebuah megaportal yakni www.kompas.com, yang bisa mengalahkan detik.com dan okezone.com dalam waktu singkat,” kata Hermawan Kartajaya, Presiden MarkPlus, Inc, pada saat penyerahan New Wave Marketing Award kepada Kompas.com Senin lalu.

kompas dot com

Pernyataan Hermawan alias HK itu segera mengundang polemik. Bagaimana mungkin Kompas bisa mengalahkan pemain besar seperti Detikcom dalam waktu singkat? (more…)