Jun 10

Kasus video porno yang pelakunya diduga mirip penyanyi terkenal Ariel,  artis Luna Maya dan Cut Tari, sepertinya masih akan menjadi topik hangat di di media-media Indonesia sampai beberapa waktu ke depan. Pasalnya, kedua selebriti yang diduga pemilik video itu ”menghilang”, dan masalahnya menjadi ”rumit” karena pelbagai pihak yang punya otoritas memberikan opini yang beragam.  Dan isu menjadi semakin liar ketika sosok yang dibicarakan, tak memberikan tanggapan. Bisa diduga gaung isu yang tak ketahuan kebenarannya menjadi semakin luas dan tak terkendali. 

Kasus ini memang bukan peristiwa ”heboh” pertama yang terjadi. Di masa lalu, anggota DPR RI Yahya Zaini juga tersandung video heboh bersama penyanyi Maria Eva. Video esek-eseknya yang direkam melalui ponsel beredar dan menjadi topik hangat kala itu. Seorang pejabat tinggi negara, berkeluarga yang terlibat hubungan mesum dengan perempuan lain.

Di negara paman Sam, tentu kita masih ingat kasus Monica Lewinsky dan presiden AS George Clinton, yang nyaris membawa Clinton ke impechment. Dengan dukungan isterinya, Hilarry, orang nomor 1 di AS ini mengakui kekhilafannya. Dan publik pun bisa menerima dan memaafkan.

Di Indonesia, penyelesaian serupa juga terjadi, saat  dengan ’ikhlas’ Yahya dan Maria kemudian mengakui bahwa pemeran video itu memang dirinya dan mereka minta maaf. Tentu ada sanksi sosial yang mereka alami  dari kejadian itu: Yahya harus mundur dari gedung dewan, dan Maria pun kemudian menikah, punya anak. Dan sepertinya masyarakatpun bisa  memaafkan dan melupakan. Buktinya pasal-pasal  hukum yang kala itu sempat dilontarkan untuk jerat pelaku yang diduga menggugurkan kandungan tak terlaksana.

Merujuk dari kasus serupa yang pernah terjadi, akan lebih baik bagi Ariel – yang dianggap sebagai biang persoalan – untuk muncul dan ”mempertanggung jawab”kan kemelut ini. Jika memang dia, akui saja, dan minta maaf.

Tentu saja akan ada ‘kerusakan” terhadap reputasi mereka, namun, problemnya bisa lebih mudah dilokalisir. Sanksi sosial juga pasti terjadi, namun, dengan berjalannya waktu masyarakat akan melupakan. Apalagi jika dalam masa recovery, pihak-pihak yang berlakon bisa melakukan aktifitas yang berbau sosial. Dan menunjukkan itikad untuk memperbaiki tingkah laku mereka. Yang ujungnya juga untuk memperbaiki “damage” yang sudah terjadi.

Akankah para pihak yang jadi buah bibir masyarakat ini berani tampil di depan umum dengan lagu maafnya? Mari kita tunggu.

12 Responses to “ Masyarakat Itu Pemaaf ”

  1. nisbi Says:

    Benar, publik itu pemaaf. Masalahnya adalah biasanya orang yang bermasalah di negeri ini tak merasa salah, jadi ya, menganggap gak perlu minta maaf. :))

  2. Begawan Says:

    He he, yang ada ternyata cuma “mirip” minta maaf :D

  3. monogram canvas Says:

    Today, taking into consideration the fast lifestyle that everyone is having, credit cards have a huge demand in the economy. Persons throughout every area are using the credit card and people who not using the card have prepared to apply for just one. Thanks for spreading your ideas about credit cards.monogram canvas

  4. http://asicssaleshoes.net/Asics-Gel-Lyte-III-Discount-cid-13.html Says:

    Sweet site, super design and style , rattling clean and employ pleasant.

  5. dywaniki lazienkowe Says:

    I regard as this is one of the most significant info proper for me. And i’m glad reading your article. But lack to take notice on only one general things, The site shape is great, the articles is actually splendid : D. Good role, cheers

  6. gravura Says:

    I real pleased to discover this website on bing, just what I was looking for : D too saved to bookmarks .

  7. muscle factor x supplement review Says:

    I just want to say I am newbie to blogs and actually loved your website. Almost certainly I’m planning to bookmark your site . You absolutely come with wonderful articles and reviews. Bless you for sharing your web site.

  8. Tyson F. Gautreaux Says:

    I simply want to tell you that I am very new to blogging and site-building and truly loved your web site. Probably I’m want to bookmark your website . You absolutely have amazing posts. Thank you for sharing your web-site.

  9. Marchelle Kromka Says:

    Between me and my husband we’ve owned more MP3 players over the years than I can count, including Sansas, iRivers, iPods (classic & touch), the Ibiza Rhapsody, etc. But, the last few years I’ve settled down to one line of players. Why? Because I was happy to discover how well-designed and fun to use the underappreciated (and widely mocked) Zunes are.

  10. mira hair oil review Says:

    I simply want to mention I am newbie to blogs and certainly savored you’re web page. Most likely I’m going to bookmark your site . You definitely have outstanding writings. Thanks for revealing your website.

  11. Tyson F. Gautreaux Says:

    I’ll gear this review to 2 types of people: current Zune owners who are considering an upgrade, and people trying to decide between a Zune and an iPod. (There are other players worth considering out there, like the Sony Walkman X, but I hope this gives you enough info to make an informed decision of the Zune vs players other than the iPod line as well.)

  12. Sergio Parsells Says:

    I just want to say I’m new to weblog and truly savored you’re website. Likely I’m likely to bookmark your blog post . You absolutely come with fabulous writings. Thank you for sharing with us your website page.

Leave a Reply