Oct 19

Revitalisasi bisnis dan citra baru adalah ‘paket’ perubahan Telkom. Seperti lazimnya yang dilakukan sejumlah korporasi besar yang memimpin di bidangnya. Sebut saja, Citibank, Pertamina, Bank Mandiri,  dan beberapa bulan lalu Telecom Malaysia International mengubah nama dan logonya menjadi axiata.

Perubahan logo biasanya merupakan buntut dari sebuah transformasi bisnis, atau revitalisasi. Merujuk ke transformasi yang juga pernah dilakukan  Citibank –  yang jasanya tak cuma di layanan perbankan namun sudah merambah ke jasa-jasa lain di lini keuangan – sehingga perlu mengubah tampilannya. 

PT Telekomunikasi Indonesia, walau korporasi plat merah, tapi beberapa saat ini sudah keluar dari kotak monopoli dan harus bersaing di industri telekomunikasi Indonesia. Telkom sebenarnya sudah mulai merambah pelbagai bisnis telekomunikasi baik yang sifatnya infrastruktur, layanan maupun konten, yang  tetap maupun  bergerak. Namun, memang kiprah Telkom di luar bisnis awalnya selama ini boleh dibilang kurang kinclong, kecuali Telkomsel dan Flexi.

Logo baru Telkom

Logo baru Telkom

Revitalisasi bisnis yang diumumkan direksi Telkom beberapa hari lalu, diikuti perubahan logo dan positioning baru Telkom, Life Confident. Dengan key message ”The world in your hand”,  Telkom menyatakan siap melakukan konvergensi ICT dan masuk ke konten dengan membuat media dan edutainment, melalui superportal yang diimpikannya. TIME (Telekomunikasi Internet Media dan Edutainmen) itulah arah baru Telkom.

Apresiasi yang tinggi mesti diberikan kepada manajemen Telkom dengan revitalisasi ini. Setidaknya  gerakan perubahan logo Telkom adalah merupakan konfirmasi akan revitalisasi bisnis yang sebenarnya sudah dimulai Telkom. Dalam bahasa lugas, Telkom meyakini internet adalah salah satu lini bisnis masa depan yang menjanjikan. Telkom misalnya, sudah sejak lama memiliki portal internet plasa.com, dia juga punya pasarkreasi.com,  sayang kiprah kedua situs itu kurang mencuat di belantara web lokal sekalipun.

Telkom melalui beberapa unit bisnis baru juga  sedang membangun berbagai properti internet. Bahkan “terdengar” pula melakukan penawaran terhadap salah satu portal terbesar di Indonesia. Di komunitas online, cukup seru gerakan Telkom “belanja” sumberdaya manusia di sektor ini. Cukup serius lah persiapan yang dilakukan Telkom.

Bagi perusahaan plat merah, tentunya tak mudah untuk bertransformasi begitu saja. Dan kiff off itu lebih ditujukan untuk menstimulasi internal agar mendukung perubahan yang diinginkan manajemen Telkom. Karena, tanpa perubahan yang total, akan susah mengubah budaya yang sudah terbentuk selama ini.

Sementara bagi stakeholder eksternal, hanya tinggal menunggu  wujud janji ”the world in your hand” saja.  Apakah dengan “baju” yang baru,  Telkom akan menjadi lebih dinamis dan transparan dalam berinteraksi tak cuma dengan pelanggannya, tapi juga dengan mitra bisnis mereka.

Memang industri internet saat ini mungkin belum akan bisa mendongkrak pendapatan, seperti dikatakan Direktur Enterprise & Whole Sale Telkom Arief Yahya – yang dikutip koran Jakarta –  bahwa, salah satu strategi yang akan dilakukan dalam bisnis TIME ini,  Telkom  berencana membuat super portal seperti Yahoo dan Google. “Superportal ini, pendapatannya mungkin kecil, tetapi nilai pasarnya sangat tinggi,” ungkapnya.

20 Responses to “ REVITALISASI BISNIS dan CITRA BARU TELKOM ”

  1. burhans Says:

    logonya kayak lembaga dono atau sukarelawan mana … gitu ya? dan mengapa positioning nya mesti pakai bahasa londo ?

  2. Megan Fox Says:

    Wah semoga dengan perubahan logo bisa lebih baik lagi,

  3. vlisa Says:

    @ Burhans : at least lebih nice dan better than before lah. Soal knp pakai bukan bhs Indo, aku ga bisa jawab. tapi bisa jadi ini inline dg keinginan perusahaa ini menjadi world class operator….

  4. Amir Karimuddin Says:

    AFAIK, Telkom adalah perusahaan kelas dunia, karena mencatatkan sahamnya di Bursa Nasdaq. Jadi cukup wajar menggunakan tagline berbahasa inggris

  5. Interbrand Says:

    hmm … pertama ngeliat logo ini kayaknya dejavu deh … dari tadi lama - lama diperhatiin terasa moodnya kurang … ngga tau kenapa … ada yang bisa jelasin nilai filosofisnya apa sih ? siapa yang buat ini logo yah ?

  6. topiq Says:

    yang bikin The Brand Union, konsultan kelas dunia lho.

  7. vlisa Says:

    Bener Topiq, yang bikin logo tsb Brand Union. Yang pasti, mestinya tujuan perubahan logo untuk tentunya u mendrive persepsi baru stakeholder baik internal maupun eksternal ttg Telkom ‘baru’.

  8. galihsatria Says:

    Font-font sans serif memang sedang ngetren untuk menjadi logo. Sementara tampaknya font serif terkesan ketinggalan jaman…

  9. Aksesoris Mutiara Says:

    info yang menarik, makasih ya :)

  10. ipad training tutorial Says:

    I simply want to tell you that I’m newbie to blogging and definitely enjoyed your web site. Very likely I’m planning to bookmark your website . You definitely come with really good stories. Cheers for sharing with us your web-site.

  11. Andrew Pelt Says:

    I just want to tell you that I am just new to blogging and site-building and seriously liked your web page. Most likely I’m going to bookmark your blog . You definitely have awesome articles and reviews. Thanks a lot for sharing with us your web site.

  12. Jasa Karimunjawa Says:

    http://usahalah.com — portal informasi peuang bisnis untuk wanita. Kunjungi : http://usahalah.com

  13. muscle factor x customer reviews Says:

    I simply want to tell you that I am all new to blogs and really enjoyed this page. More than likely I’m want to bookmark your website . You really have wonderful posts. Many thanks for sharing with us your web site.

  14. muscle factor x customer reviews Says:

    I just want to say I am beginner to blogging and honestly liked you’re web-site. Likely I’m want to bookmark your website . You really come with terrific article content. Thanks a bunch for sharing with us your web site.

  15. Idella Roser Says:

    I simply want to tell you that I am just new to weblog and honestly enjoyed you’re blog site. Almost certainly I’m want to bookmark your blog post . You surely come with great writings. Many thanks for sharing your website page.

  16. Barb Hickerson Says:

    Sorry for the huge review, but I’m really loving the new Zune, and hope this, as well as the excellent reviews some other people have written, will help you decide if it’s the right choice for you.

  17. mira hair oil Says:

    I just want to tell you that I am just new to weblog and seriously loved this blog. Almost certainly I’m planning to bookmark your site . You certainly come with fabulous posts. Regards for sharing with us your web-site.

  18. Illa Tavernier Says:

    I just want to mention I am very new to blogging and truly loved you’re web page. Very likely I’m want to bookmark your website . You actually have awesome well written articles. Cheers for sharing with us your blog.

  19. QuickBooks Pro 2012 Says:

    Between me and my husband we’ve owned more MP3 players over the years than I can count, including Sansas, iRivers, iPods (classic & touch), the Ibiza Rhapsody, etc. But, the last few years I’ve settled down to one line of players. Why? Because I was happy to discover how well-designed and fun to use the underappreciated (and widely mocked) Zunes are.

  20. QuickBooks Pro 2010 Says:

    Zune and iPod: Most people compare the Zune to the Touch, but after seeing how slim and surprisingly small and light it is, I consider it to be a rather unique hybrid that combines qualities of both the Touch and the Nano. It’s very colorful and lovely OLED screen is slightly smaller than the touch screen, but the player itself feels quite a bit smaller and lighter. It weighs about 2/3 as much, and is noticeably smaller in width and height, while being just a hair thicker.

Leave a Reply