Sabtu pagi, seperti biasa, ritualku adalah sarapan sambil baca koran. Di Kompas halaman 5 ada iklan XL satu halaman, yang isinya wajah simpanse alias monyet, dengan tagline: nggak usah mikir, pake XL pasti termurah. Lho, bukan lagi si cantik Luna Maya (LM) modelnya?
Ebhin, anak lelakiku , yang duduk di kelas 3 SD, turut menyimak iklan itu. Sembari melenggang ia berujar, ”aneh”. Wait…wait…lalu kutahan Ebhin, kutanya, “kenapa aneh?”. Sambil meringis ia menjawab, ”simpanse kan bodoh.”
Hemmmm, setelah mendengar jawaban Ebhin, sekali lagi kucermati iklan itu sambil berpikir. Apa ya pertimbangan XL mengganti LM dengan binatang yang oleh anakku dibilang bodoh?
Saat aku browsing di beberapa portal berita, kudapati sejumlah berita tentang penggantian icon produk prabayar XL ini yang alasannya lebih untuk “penyegaran” atau mungkin juga untuk efisiensi. Ya memang “segar” sekaligus bikin kaget sebagian pengguna setia XL.
Menurutku, icon sebuah produk, sejatinya merupakan salah satu bentuk personifikasi penggunanya. Mungkin bukan saja karena cantiknya, atau ngetopnya, tapi bisa juga gayanya. Dimana pengguna akan mengindentikkan dirinya dengan icon tersebut, “Pokoknya LM itu gue banget,” begitu kira-kira yang ada di benak pengguna XL.
Dan simpanse tentu saja juga memiliki pesona, setidaknya bagi kalangan konservasi orang hutan. Dengan diangkatnya simpase sebagai icon XL yang baru, mungkin saja akan menarik minat kelompok ini untuk menjadi pengguna XL.
Hari itu, aku juga terima sms dari pelanggan setia XL yang kerap mengirim masukan, maupun keluhannya kepadaku, tentang “model” baru XL itu. “Seorang cewek cantik bagi cowok adalah DAYA TARIK, dan bagi cewek adalah ROLE MODEL, jadi menurut gue bintang iklan cewek cakep menarik buat unisex,” tulis Enwui melalui pesan singkat.
Nah, aku jadi pengin tahu apa pendapat teman-teman — yang juga pengguna layanan selular — tentang icon-icon bintang cantik/ganteng yang ngetop. Coba ya dibagi di sini…….



October 26th, 2008 at 12:37 pm
Simpanse itu gantikan Luna Maya? Itu kartu prepaid kan yang dijual LM…..ya masih untung, karena saya pakai postpaid, jadi saya bukan monyet…….
October 26th, 2008 at 12:43 pm
yang jelas honor luna maya lebih mahal jauh dari simpanse… Pemakai xl mirip simpanse atau yg belum mirip belum boleh make xl hwe hwe hwe
October 26th, 2008 at 2:22 pm
Saya pikir no problem, karena isi pesan pas dengan simpanse…..btw, saya kira perhitungan tarifnya tetap ribet…penuh dengan syarat dan kondisi; saya sendiri hampir tidak pernah peduli dengan isi iklan itu.
Saya kira memang sangat mendesak untuk dilakukan konsolidasi operator; cukup TIGA saja di Indonesia ini; merger dipaksa seperti di China itu.
October 26th, 2008 at 3:13 pm
Untuk segmen pelanggan seperti Yodhia, rasanya memang sudah pada level nggak peduli iklan. Ada kawan saya berlangganan XL paska bayar sudah lama, sudah nggak peduli bahwa ama proXL sudah nggak ada. Dia tetap aja nyebut-nya proXL, sampai sekarang. Tarif pun tak peduli, dia mulai pedui dan komplain, ketika telepon-nya mulai susah dipakai telp maupun terima. Karena hal-hal itu dulu tak pernah dia alami .
October 26th, 2008 at 10:12 pm
Relatif juga sih buk menurut saya , dan semua orang memiliki aspek keunikan masing-masing dalam memandang suatu hal , dan ini juga menjadi sesuatu yang unik saya rasa , pertanda adanya kesewasaan dalam hal promo produk, karena kini para pengusaha tak lagi terjebak dalam tipuan tampilan fisik saja, tetapi mereka juga mencoba menampilkan sisi keunikan tersendiri , sebuah sisi yang tentunya tak dimiliki oleh wajah-wajah cantik seperti luna maya dan lainnya , dan untuk kasus ini saya pikir langkah yang diambil oleh pihak marketing xl sangatlah tepat, karena jika kini kita mengasosiasikan luna maya terhadap suatu produk, maka pemikiran konsumen akan terpecah , meraka pasti akan memikirkan kalau luna maya itu adalah bintang iklan lux, xl,ekstravaganza, dan berbagai macam lainnya
dan tentunya hal ini tidak begitu menguntungkan bagi XL, karena yang dibutuhkan xl dalam hal ini adalah adanya suatu pemikiran yang memiliki titik temu yang satu terhadap sosok luna maya , dan bukan sosok luna maya yang mewakili beberapa produk itu, walaupun secara nyata semua nya berbeda
dan simpanse merupakan sebuah brand ambasador yang sangat unik , sesuatu hal yang bisa membedakan produk xl dengan yang lainnya, sesuatu hal yang bisa meningatkan orang-orang terhadap sesuatu, sesuatu yang berbeda pastinya …
October 27th, 2008 at 8:03 am
gapapa pake model simpanse, atau monyet lainnnya. Kan katanya kita masih sodaraan ama mereka…
October 27th, 2008 at 1:55 pm
kira2 regulator kasih peringatan nggak ya?
October 27th, 2008 at 3:32 pm
Masak regulator kasih peringatan ama monyet sih..ayak2 wae…
October 28th, 2008 at 9:03 pm
Ahhh ..namanya juga resesi, salah satu cara mengurangi budget iklan kali
Jarang ada konsumen yang memperhatikan unsur marketing, dan pihak XL sendiri cuman bertujuan agar XL masih diingat dimata pemakai.
Apalagi sekarang Luna Maya diganti Monyet, tambah rame lagi deh.
XL : Kalo tarif booking naik, kita ganti monyet aja…
LM : Ya udah …
October 31st, 2008 at 6:04 am
mbak ve..saya malah liat iklan di tvnya setelah baca tulisan mbak ve..
hehehehe
October 31st, 2008 at 10:01 pm
untung hp gw ilang, jadi gw gak pake xl lagi. Kalo gw masih pake xl rugi dong, masa gw di samain sama simpanse sih.
November 1st, 2008 at 7:12 pm
[...] Cerita selengkapnya ada di http://vlisa.com [...]
November 1st, 2008 at 11:26 pm
sebagai pengguna XL gw tersunggin juga nieh .. masa icon/promotor-nya MONYET!! apa kata dunia?! tapi lebih nyesek lagi para artis .. dah pada disaingin sama binatang!! ha!! otak orang indonesia ini memang… tinggal tunggu aja onta, kuda, dan kambing..
November 2nd, 2008 at 12:42 pm
Saya bingung maunya XL apa dengan iklan tersebut?
Dalam ilan tersebut seolah-olah XL mau berkata pelanggan kami adalah monyet yang gak bisa mikir..
tapi saya akui iklan tersebut unik, lucu dan menghibur..
November 2nd, 2008 at 2:08 pm
Sepertinya kemarin ada disampaikan oleh XL, bahwa simpanse untuk selingan aja…tapi Luna Maya istirahat sejenak sambil belajar lagi biar nampak pintar.
November 2nd, 2008 at 4:29 pm
Saya tadi liat iklan kuis sms “monyet” XL di TV. Sumpah, sebagai pelanggan saya jengkel banget. Masak kita disuruh kirim sms: ketik monyet spasi nama. Kalau saya ketik nama saya, kan berarti saya monyet dong. Mending kirim sms dengan nama-nama orang2 XL itu……sapa itu yang fotonya ada di detik?
November 3rd, 2008 at 10:53 am
XL kurang peka, g liat lbh byk respons negatif dibanding positifnya baik dr teman2 g maupun dari vlisa.com dan forumponsel.com. Mau sindir siapa? Baik pelanggan maupun bukan g jamin ga ada yg mau diasosiasikan sbg MONYET atau SIMPANSE dhe
November 3rd, 2008 at 11:45 am
Menyimak iklan XL, tampak 2 pemahaman: Pertama yang tahu kalo XL murah, ya simpanse, mereka disuruh XL ngasih tahu ke orang. Kedua, simpanse mengira manusia pelanggan seluler itu terlalu banyak mikir, lalu mereka mengajak para pemakai ponsel untuk tidak perlu mikir seperti simpanse. Kesimpulannya XL memang untuk simpanse.
Kalau melihat iklan kuis yang berhadiah ratusan juta, jelas tersirat dan tersurat bahwa pelanggan XL diajak menjadi monyet yang bernama manusia. Coba prektekan: ketik MONYET (spasi) NAMA. Hasilnya antara lain akan seperti ini MONYET MIRA, atau MONYET YUDI atau MONYET NICKY dan sebagainya. Keimpulannya pelanggan XL adalah moyet.
Apapun, yang dilakukan XL cukup sensasiolal. Mangajak pelanggan menjadi monyet atau mengajak monyet jadi pelanggan. Nah kita tunggu saja ke depan, apakah pelanggan XL berhasil menambah moyet pelanggan. Atau sebaliknya pelanggan yang tetap pingin jadi manusia, dan putus hubungan dengan XL.
November 3rd, 2008 at 12:43 pm
MONYET ITU SALAH SATU HEWAN YANG DISEBUT DI ALQURAN KARENA KEBURUKANNYA. AURATNYA / KEMALUANNYA PALING MENONJOL DARI BAGIAN TUBUH LAINNYA KARENA WARNANYA BERBEDA. ADALAH SEBUAH HAL TOLOL BAGI XL BIKIN ICON MONYET.
TOLOL, GOBLOK…!!!
GW MALU JADI PELANGGAN XL, ASAL TAHU AJA GW UDAH 9 TAHUN PAKE XL,,,
NO HP GW 081776XXXXX.
November 3rd, 2008 at 7:43 pm
Ya, sebenernya gw sndiri merasa cukup terhibur dengan iklan xl simpanse itu..
mungkin para simpanse saking pinternya kasih saran ke manusia biar milih xl, simpanse aja tau xl bagus, masa manusianya sendiri masih bingung nyari operator yang murah??hahahahah
November 4th, 2008 at 8:47 am
Negara ini demokrasi, setiap warga boleh menyuarakan pendapatnya asal sopan dan tidak SARA. Masyarakat juga makin kritis, jadi pelaku usaha juga harus makin arif dan peka terhadap perubahan yg ada. Kan sejauh pelanggan masih mau kash komen atau komplain, tandanya mereka masih peduli dan perhatian. Karena kalau yang cuek biasanya tanpa komplain tapi langsung churn, atau ganti layanan. SALAM
November 5th, 2008 at 11:37 am
Sejauh yang pernah saya baca, simpanse termasuk salah satu primata yang cerdas loh. Saya kira perubahan bintang iklan ini cukup efektif. bad publicity is still publicity. Cuman mgk ada beberapa orang yang jadi tersinggung karena disamain ma monyet :p. Tapi ya apa sependek itu mikirnya? Orientasinya kan tetep aja service. Mau monyet, atao kambing, kalau bagus ya pasti dipilih :p
Etapi, iklannya kurang menggigit ah. Saya kira penggunaan simpansenya bisa lebih menarik daripada sekedar percakapan antar simpanse.
Yang saya rada sayang itu, REG UANG. Uhh, sebel banget saya dengan iklan yang itu. Mudah2an saja tidak merusak brand XL.
November 6th, 2008 at 4:20 pm
Kalau buat saya pribadi seh masih biasa saja, mereka mengganti monyet mungkin memang sengaja mencari buzz karena memang sangat contrast antara si Luna dan si monyet… *tetapi kalau tujuan mereka mencari buzz saja mereka tentunya salah besar karena harusnya tujuan mereka adalah menambah customer bukan? Dan kalau sebuah campaign bisa membuat customernya tidak suka itu mungkin bisa di sebut gagal…
Untuk membuat buzz yang asal sangat mudah, tapi membuat buzz yang berdampak positif yang harus dipikirkan matang2…
November 7th, 2008 at 4:21 pm
LM = Luna Maya jadi LM = Lu(na) Monyet. Weleh-weleh…XL
November 11th, 2008 at 10:07 am
justru malah terhibur saya melihat iklan ini ….bayang2 Luna Maya langsung hilang oleh image tenyom jadi bintang iklan ini …..cool
November 13th, 2008 at 3:15 pm
konon lebih irit bayar binatang iklan ketimbang bintang iklan…

November 14th, 2008 at 4:38 pm
kalo pengin kamu teman an ma monyet silakan ganti kartu anda dengan xl, di jamin kamu sobat an ma monyet, inilah saran saya.hehe
November 14th, 2008 at 11:36 pm
Terserah LM atawa Lu Monyet… yang penting nyambung terussss…….
Maunya….
tapi…. nyatanya nelpon aja susah, ditelpon susah, eh udah nyambung masuk ke nomor orang lain.
XL bermain-main dengan infrastruktur jaringannya. Peningkatan pelanggan tidak diimbangi oleh jaringan.
Belum lagi masalah di tingkat Channel Management, ribeettt…
November 16th, 2008 at 8:44 pm
Kalau saya pribadi sih masuk kategori yang nggak terlalu peduli iklannya mau kayak apa…yang penting gampang nyambung dan tidak hobi putus2….demikian juga untuk koneksi Blackberry dan datanya, mesti nyaman. Tagihan juga tepat waktu, nggak salah. Itu saja, sudah cukup, kalau bisa dipenuhi operator.
November 19th, 2008 at 10:22 am
yang merasa MONYET silahkan peke XL
November 19th, 2008 at 10:28 am
KASIAN DEH PELANGGAN XL UDAH BAYAR PULSA MASIH DI MONYETKAN (JANGAN -JANGAN PELANGGAN XL MEMANG MONYET BENERAN.)
November 22nd, 2008 at 10:07 pm
Kalo menurut saya sih iklan tersebut terlampau kreatif ide nya
saking kreatifnya yg di omongin si simpanse itu malah sebenarnya kl mau jujur menjelekan diri XL sendiri.
Knp saya bilang bgt krn di lapangan kenyataan XL tidak sebagus iklannya, pengalaman saya sinya xl tidak stabil kdg2 full kdg2 jg ilang sendiri pdhal area nya dalam kota dan tidak didalam gedung.
Sampe hari ini saya jg pelanggan XL Xplor, dan harapan saya adalah agar xl tidak terlalu jor2an di iklan, krn semakin byk iklan yg ok tp ga dibarengin dgn perbaikan kualitas saya pikir itu sama hal spt senjata makan tuan alias membalik ke diri XL yaitu merusak citra XL itu sendiri.
Kl buat iklan yg wajar dan jujur saja jgn berlebih2an dan tanpa model2 yg superstar pun saya pikir org akan seneng, asal kualitas nol.1
November 26th, 2008 at 9:46 pm
lihat iklan indosat, lucu, tapi gak jayus kayak XL, g suka dan msh pake XL, tapi faktanya g gak suka iklan XL, btw thread ini memecahkan rekor top comment di vlisa.com euy
November 27th, 2008 at 9:03 am
Buat Enwui, meaning sebenarnya iklan nggak terlalu berpengaruh dong terhadap keputusan untuk memakai atau loyal terhadap sebuah produk. Lalu, apa pengaruh sesungguhnya?
November 27th, 2008 at 3:39 pm
[...] dan menemukan ternyata banyak juga blog-blog lain yang sudah membahas soal ini, kayak ini, itu, ini lagi, dan itu lagi tapi kalo soal berita Sriwijaya Post itu sepertinya belum [...]
November 28th, 2008 at 1:59 pm
emang seh gak g ampe sekarang masih setia ama XL, walo sentimen ama iklan monyetnya hehehe
December 10th, 2008 at 3:21 pm
Mbak Ve, Luna Maya lagi istirahat sejenak supaya nampak pintar? Dia emang ‘tidak nampak pintar’ yah? salah pilih selingan nih keliatannya.
Menanggapi iklan ini, Iya, manusia kan punya kelebihan sendiri, dia bisa mikir justru jangan ‘di down grade’ lagi dong. Manusia justru hidup dengan kemampuannya berpikir, that’s why men are so picky. selektif. jadi menurut aku sih, XL sedari iklan monyet, kambing ke orang utan ini salah memilih cara berkomunikasi. Masih banyak ide ide kreatif lain yang bisa digali. Coba lihat iklan AXIS yang terbaru tentang layang2. what a great ads, darisana kita bisa lebih kenal AXIS baik produk dan perusahaannya.
memang bener, bisa jadi ini startegi XL untuk catch attention. tapi coba dengan cara positif sehingga penerimaan masyarakat juag positif.
December 13th, 2008 at 12:02 am
kalau menurut aq icon monyet itu bagus,menghibur,lucu.mungkin XL pakai trik ini untuk menarik perhatian pelanggan.
February 6th, 2009 at 12:19 pm
Alasan XL memunculkan endroser monyet pada iklan tersebut adalah me re-fresh kembali proses pengambilan keputusan pelanggan dengan berusaha mengangkat pesan lucu melaui endrosernya.Tapi marketer juga harus melihat target segmentnya dong. Typical segment pelanggan seluler di Indonesia kan masih di seputaran harga, jangkauan pelayanan, dan kualitas jaringan. Dan tingkat churn-nya juga masih lumayan tinggi sekitar 10% -15%. Artinya konsumen masih butuh pendidikan akan bagaimana membaca pesan marketer. Yang menarik iklan jasa layanan seluler selama ini jarang yang lucu, dan XL berani menampilkan kelucuan tersebut dengan monyetnya.
1. Hati-hati dalam pemilihan endroser monyet yang sedang mikir. Kan yang mikir untuk proses purchase-nya adalah konsumen.
2. Tujuan IMC kan untuk menyamakan persepsi marketer dengan konsumen dan akhirnya market share. Market sharenya naik, sedangkan profit turun, nah loh. Proses repeat purcahse-nya nggak ada, karena sibuk dengan promo price war, bukan sibuk mendidik konsumen dan meningkatkan kualitas jaringan.
3. CSR-nya juga harus bertema sama dengan ads-nya dong, jangan CSRnya sibuk masalah pendidikan, tetapi ads malah sibuk dengan iklan yang tidak mendidik. Kan kasihan konsumennya, jadi binggung lagi tuch pelanggannya.
4. Sebagian besar purchase process pelanggan seluler di Indonesia masih holistic experience, lebih dimotivasi oleh emosional driver di bandingan rational driver. Coba cari deh endroser yang baik dan jangan yang banyak kena gossip di Infotainment.
5. What we believe is based upon our perceptions.
February 6th, 2009 at 4:50 pm
[...] XL mencoba untuk melakukan re-fresh kembali proses pengambilan keputusan pelanggan melalui pesan tersebut dengan berusaha mengangkat pesan lucu melaui endrosernya tersebut. Tujuan penulisan melihat respond pelanggan terhadap pesan yang di sampaikan melaui marketing promo sebagai salah satu komponen dari IMC. Metode pengukuran respon melalui blog yang berhubungan dengan pesan tersebut http://vlisa.com/2008/10/26/ketika-luna-maya-menjadi-monyet/#comment-234825 [...]
March 3rd, 2009 at 1:17 pm
hehehe.. sip2 dah
March 9th, 2009 at 11:38 am
apa… luna maya jadi monyet?????????????????
May 3rd, 2009 at 1:56 pm
salam kenal !,
kasihan juga yah si luna.. hehehe…
December 21st, 2009 at 11:37 pm
As a Newbie, I am always searching online for articles that can help me. Thank you
January 9th, 2010 at 8:47 am
Great articles & Nice a site?.