<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: The Power of Blackberry</title>
	<atom:link href="http://vlisa.com/2008/02/04/the-power-of-blackberry/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://vlisa.com/2008/02/04/the-power-of-blackberry/</link>
	<description>it's me</description>
	<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 06:05:37 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6</generator>
		<item>
		<title>By: Abul</title>
		<link>http://vlisa.com/2008/02/04/the-power-of-blackberry/#comment-233306</link>
		<dc:creator>Abul</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2008 14:55:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/2008/02/04/the-power-of-blackberry/#comment-233306</guid>
		<description>Mas Erik tetap seperti dulu. Komentar dengan kalimat nyastra yang belok kiri kanan. Saya pengguna BlackBerry dan saya juga masih menyempatkan diri bercengkrama dengan buku. Bahkan dari BlackBerry saya bisa menemukan buku apa yang akan menjadi bacaan saya selanjutnya. 

Toh melek informasi dan memperdalam intelektualitas tidak melulu melalui buku secara konvensional yang fisiknya mas erik pegang selama ini. 

Blog nya makin canggih mas, semoga ndak di awang awang... hahahahaha</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Erik tetap seperti dulu. Komentar dengan kalimat nyastra yang belok kiri kanan. Saya pengguna BlackBerry dan saya juga masih menyempatkan diri bercengkrama dengan buku. Bahkan dari BlackBerry saya bisa menemukan buku apa yang akan menjadi bacaan saya selanjutnya. </p>
<p>Toh melek informasi dan memperdalam intelektualitas tidak melulu melalui buku secara konvensional yang fisiknya mas erik pegang selama ini. </p>
<p>Blog nya makin canggih mas, semoga ndak di awang awang&#8230; hahahahaha</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Blog Strategi + Manajemen</title>
		<link>http://vlisa.com/2008/02/04/the-power-of-blackberry/#comment-214</link>
		<dc:creator>Blog Strategi + Manajemen</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Feb 2008 01:57:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/2008/02/04/the-power-of-blackberry/#comment-214</guid>
		<description>Mungkin Anda akan membaca komentarku ini via Blackberry juga...:):)

Namun saya termasuk orang yang percaya bahwa blackberry atau gadget sejenisnya bisa "merampas" waktu kita untuk bersetubuh dengan buku. Yaks, saya tetap jauh lebih enjoy menikmati buku -- kala di pesawat, menunggu di bandara, antri di bank, atau tengah terjebak kemacetan. 

Dan di tanah air yang terjadi adalah sejenis lompatan digital yang rapuh. Di saat minat menyetubuhi buku belum menjadi tradisi kuat, tiba-tiba kalangan profesional/yuppies melompat "bersenggama dengan gadget". Yang terjadi kemudian adalah "pendangkalan intelektualitas" (sic !), dan munculnya "peradaban digital yang kosong".</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin Anda akan membaca komentarku ini via Blackberry juga&#8230;:):)</p>
<p>Namun saya termasuk orang yang percaya bahwa blackberry atau gadget sejenisnya bisa &#8220;merampas&#8221; waktu kita untuk bersetubuh dengan buku. Yaks, saya tetap jauh lebih enjoy menikmati buku &#8212; kala di pesawat, menunggu di bandara, antri di bank, atau tengah terjebak kemacetan. </p>
<p>Dan di tanah air yang terjadi adalah sejenis lompatan digital yang rapuh. Di saat minat menyetubuhi buku belum menjadi tradisi kuat, tiba-tiba kalangan profesional/yuppies melompat &#8220;bersenggama dengan gadget&#8221;. Yang terjadi kemudian adalah &#8220;pendangkalan intelektualitas&#8221; (sic !), dan munculnya &#8220;peradaban digital yang kosong&#8221;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
