<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Positioning Kampanye Wisata Indonesia</title>
	<atom:link href="http://vlisa.com/2008/01/21/positioning-kampanye-wisata-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://vlisa.com/2008/01/21/positioning-kampanye-wisata-indonesia/</link>
	<description>it's me</description>
	<pubDate>Fri, 18 May 2012 08:16:09 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6</generator>
		<item>
		<title>By: Jermaine Lepkowski</title>
		<link>http://vlisa.com/2008/01/21/positioning-kampanye-wisata-indonesia/#comment-258944</link>
		<dc:creator>Jermaine Lepkowski</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Apr 2012 20:35:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/2008/01/21/positioning-kampanye-wisata-indonesia/#comment-258944</guid>
		<description>Wow! Thank you for such a good text! It is so great!! Jermaine Lepkowski</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wow! Thank you for such a good text! It is so great!! Jermaine Lepkowski</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Simon Bakaler</title>
		<link>http://vlisa.com/2008/01/21/positioning-kampanye-wisata-indonesia/#comment-257740</link>
		<dc:creator>Simon Bakaler</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Mar 2012 05:34:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/2008/01/21/positioning-kampanye-wisata-indonesia/#comment-257740</guid>
		<description>Wow!! Thank you for such a informative text.! It is very great! Simon Bakaler</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wow!! Thank you for such a informative text.! It is very great! Simon Bakaler</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dewa Budi Chisara</title>
		<link>http://vlisa.com/2008/01/21/positioning-kampanye-wisata-indonesia/#comment-236631</link>
		<dc:creator>Dewa Budi Chisara</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2009 17:29:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/2008/01/21/positioning-kampanye-wisata-indonesia/#comment-236631</guid>
		<description>JOGJA &#38; DIENG 
Eclusive Tour


DAY 1
Prambanan Tour

Setibanya di Jogjakarta pada siang hari, anda akan kami sambut sebagai tamu istimewa dengan keramahan khas kami sebagai orang Jogja. Dengan transportasi / mobil &#38; sopir pilihan, anda akan kami ajak menuju Restoran pilihan untuk menikmati sajian hidangan makan siang. Dilanjutkan menuju hotel / resort idaman anda untuk chek-in &#38; istirahat serambi menikmati segala fasilitas yang ada.

Sore harinya anda akan kami ajak ke perbatasan DIY &#38; Jawa Tengah bagian timur, tepatnya di Desa Prambanan untuk mengunjungi Candi Hindu tercatik di Dunia sambil menunggu senja tenggelam di ufuk barat. Candi Prambanan tidak terlepas dari cerita Ramayana yang terpahat pada relief salah satu diatara Trimurti dalam candi tersebut. Tidak jauh dari candi tersebut anda akan kami ajak untuk menikmati hidangan makan malam &#38; Sendra Tari Ramyanan yang diperankan oleh ratusan seniman dengan lampu yang ditata sedemikian rupa yang memberikan suasana romantis &#38; latar belakang langsung Candi Prambanan yang tampak megah sehingga membawa alur cerita tambah magis.

DAY 2
Kraton &#38; Kota Cede Cultural Tour

Seusai menikmati makan pagi di hotel, anda kami jemput untuk menuju ke pusat titik nol kota Jogjakarta yang berdiri di tengah - tengah keajaiban alam yakni diatara Gunung Merapai &#38; Pantai Parangtritis. Didampingi Guide tour, anda mengujungi Pusat Pemerintahan Kerajaan Kasultanan Ngayogyakarta dan Pasangrahan Taman Sari ( Water - Castle ) melewati kampung atau rumah - rumah adat Jawa yang masig difungsikan sebagai tempat tinggal kerabat - kerabat Kraton dengan Andong Wisata yang merupakan alat transpotasi tradisional masyarakat Jogja.

Siang harinya tour dilanjutkan menuju ke salah satu Restoran di daerah Kota Gede yang merupakan awal kerajaan Dinasty Mataram Islam 3,5 abad silam. Disamping anda menikmati lezatnya makan siang di rumah bangsawan dahulu, anda juga kami ajak melihat secara dekat proses pembuatan kerajinan perak yang syarat akan sejarah kejayaan Mataram yang dipimpin oleh Panembahan Senopati &#38; anda juga anda kami ajak melihat pembuatan coklat merk " Monggo " yang terkenal.

Kota Yogyakarta juga terkenal akan produk budaya, salah satunya Batik Tulis. Di sebuah kampung bernama Tirtodipuran sejak 2 abad silam sudah terkenal akan para bangsaan maupun juragan batik tulisnya mengingat bagi orang jawa, batik disamping digunakan tiap harinya, batik bagi orang Jawa juga merupakan penunjukan setatus seseorang. Maka dari itu, disamping melihat proses pembuatan batik tulis maupun sejarahnya, anda juga kami ajak secaa singkat membuat pola dasar membatik alias " Mencanting " diatas kain yang sudah kami sediakan.
Saat malam tiba, keromantisan kota Jogja dengan kecoklatan lampu kota serta hiruk pikuk kehidupan masyarakat " Wong Jogja ", anda menikmati hidangan makan malam di Restoran pilihan sambil mendengar alunan merdu lagu taditional atau lagu romatis lainya hingga menambah selera nikmatnya hidangan makan malam yang kami suguhkan.
" Menikmati suasana malam hari di Jogja tak lengkap bila tak singgah di Alun2 Ringin Kembar "...untaian kata tesebut merupakan pelengkap para wisatawan kami selama kunjungannya di Jogja. " Massangin Games " sebutnya. Sudah menjadi icon wisata malam di Jogja yang tak sekedar bermain melainkan melatih indra perasa kita untuk mencapai sebuah cita2 yang akan kita harapkan. Dengan Guide jsebagai instructor Massangin game, anda akan lebih mengerti filosofi Jawa dalam kehidupan sehari - hari.

Day 3
Borobudur Temple &#38; Merapi Tour

Setelah menikmati lezatnya makan pagi dihotel, anda beserta crew kami menuju ke Magelang melewati pemandanngan alam beserta perkebunan2 buah Naga untuk mengunjungi candi yang didalamnya terdapat Stupa Budha yang terbesar yaitu Candi Mendhut dan salah satu candi Budha Mahayana termegah di dunia yang dibangun 3 abad sebelum Ankor Wat atau 5 abad sebelum Katedral Agung dunia dibangun. Seusai mengunjungi Candi Borobudur, anda kami ajak menuju sebuah Restoran yang sangat terkenal di areal taman candi tersebut dengan menggunakan Dokar untuk menikmati hidangan makan siang yaitu Manohara Hotel &#38; Restouran. Dalam salah relief Borobudhur terdapat cerita mengenai putri cantik berkaki burung bernama Manohara yang disunting oleh seorang Raja. Dalam kehidupannya tidak semulus yang diharapkannya, tapi karena kecintaan seorang istri terhadap suami, cerita tersebut berkhir dengan kebahagiaan.

Selesai menikmati makan siang, perjalanan dilanjutkan menuju ke Desa Ketep untuk melihat pemandangan 2 gunung berapi yang berada di tengah Pulau Jawa. Tidak hanya menikmati pemandangan saja, kami juga membawa anda untuk berimajinasi mengenai proses terjadinya gunung merapi &#38; manfaatnya bagi manusia dengan melihat Audio Visual untuk menambah pengetahuan anda.

Setelah puas menikmati pemandangan alam, dalam perjalanan kembali menuju Jogja akan melewati dan singgah di perkebunan Salak Pondoh.
Sore menjelang malam kota yang mendapat predikat kota Jogja sangat indah yang perpusat di Jalan Mallioboro. DiMalioboro, anda dapat melihat banyak orang yang menjajakan macam - macam pedagagang asongan souvenir dengan berbagai kualitas dan tidak luput juga Malioboro juga terkenal akan kuliner lesehan dengan berbagai menu.

Day 4
Dieng Tour

Perjalanan ke Dieng dengan melewati pemandangan yang indah, anda singgah sejenak di kota Wonosobo untuk menikmati hidangan makan siang di Restoran pilihan setempat. Dilanjutkan menuju ke arah utara dengan melewati dataran tinggi no 2 di dunia ini, anda akan meleati perkebunan2 sayur mayur yang hijau dan menggoda.
Kunjungan pertama, anda dapat melihat Candi Hindhu yang mempesona dinaungi kabut dari kawah Sekidang. Perjalanan wisata dilanjutkan dengan melihat 3 Tlaga di dataran tinggi yang berbeda warna.

Sepulangnya membali ke kota Jogja, kita singgah sejenak di pusat oleh buah khas dari Dataran Tinggi Dieng yaitu buah Carica dan menikmati hidangan makan malam dengan suasana hening, sunyi, romantis dengan interior Budhis Mahayana di Saraswati Resort &#38; Restouran.


Day 5
Chek - out &#38; Shoping 

Setelah makan pagi, istirahat &#38; memanjakan diri anda dengan fasilitas hotel / resort pilihan anda, setelah chek - out, anda kami ajak mengunjungi ke beberapa tempat yaitu : Kasongan Village yang terkenal akan sentra pembuatan kerajinan yang berbahan dasar tanah liat, pusat oleh2 khas Jogja yang menyediakan berbagai macam makanan khas seperti Bakpia, Rempeyek, Belut Goreng, Camilan2 dll. Perjalanan wisata anda berkhir hingga sore hari. Mudah2an dengan paket yang kami suguhkan ke anda tidak hanya sekedar menghibur, akan tetapi dapat menjadikan kenangan tersendiri dan menambah pengetahuan anda beserta keluarga. Tidak lupa kami ucapkan selamat jalan semoga sampai tujuan dengan selamat dan mengucapkan salam buat keluarga di sana. Sayonara sampai berjumpa lagi....................

Harga dapat disesuaikan dengan fasilitas, situasi &#38; kondisi yang anda inginkan

Tour Resevation :
Kreasi Jogja Guide Tour
Taman KT 1 / 309. Kraton. 
Yogyakarta. 55133
Cp : 0817 0955 983 ( Budi ) Hunting 
E    : dewabudichisara@yahoo.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>JOGJA &amp; DIENG<br />
Eclusive Tour</p>
<p>DAY 1<br />
Prambanan Tour</p>
<p>Setibanya di Jogjakarta pada siang hari, anda akan kami sambut sebagai tamu istimewa dengan keramahan khas kami sebagai orang Jogja. Dengan transportasi / mobil &amp; sopir pilihan, anda akan kami ajak menuju Restoran pilihan untuk menikmati sajian hidangan makan siang. Dilanjutkan menuju hotel / resort idaman anda untuk chek-in &amp; istirahat serambi menikmati segala fasilitas yang ada.</p>
<p>Sore harinya anda akan kami ajak ke perbatasan DIY &amp; Jawa Tengah bagian timur, tepatnya di Desa Prambanan untuk mengunjungi Candi Hindu tercatik di Dunia sambil menunggu senja tenggelam di ufuk barat. Candi Prambanan tidak terlepas dari cerita Ramayana yang terpahat pada relief salah satu diatara Trimurti dalam candi tersebut. Tidak jauh dari candi tersebut anda akan kami ajak untuk menikmati hidangan makan malam &amp; Sendra Tari Ramyanan yang diperankan oleh ratusan seniman dengan lampu yang ditata sedemikian rupa yang memberikan suasana romantis &amp; latar belakang langsung Candi Prambanan yang tampak megah sehingga membawa alur cerita tambah magis.</p>
<p>DAY 2<br />
Kraton &amp; Kota Cede Cultural Tour</p>
<p>Seusai menikmati makan pagi di hotel, anda kami jemput untuk menuju ke pusat titik nol kota Jogjakarta yang berdiri di tengah - tengah keajaiban alam yakni diatara Gunung Merapai &amp; Pantai Parangtritis. Didampingi Guide tour, anda mengujungi Pusat Pemerintahan Kerajaan Kasultanan Ngayogyakarta dan Pasangrahan Taman Sari ( Water - Castle ) melewati kampung atau rumah - rumah adat Jawa yang masig difungsikan sebagai tempat tinggal kerabat - kerabat Kraton dengan Andong Wisata yang merupakan alat transpotasi tradisional masyarakat Jogja.</p>
<p>Siang harinya tour dilanjutkan menuju ke salah satu Restoran di daerah Kota Gede yang merupakan awal kerajaan Dinasty Mataram Islam 3,5 abad silam. Disamping anda menikmati lezatnya makan siang di rumah bangsawan dahulu, anda juga kami ajak melihat secara dekat proses pembuatan kerajinan perak yang syarat akan sejarah kejayaan Mataram yang dipimpin oleh Panembahan Senopati &amp; anda juga anda kami ajak melihat pembuatan coklat merk &#8221; Monggo &#8221; yang terkenal.</p>
<p>Kota Yogyakarta juga terkenal akan produk budaya, salah satunya Batik Tulis. Di sebuah kampung bernama Tirtodipuran sejak 2 abad silam sudah terkenal akan para bangsaan maupun juragan batik tulisnya mengingat bagi orang jawa, batik disamping digunakan tiap harinya, batik bagi orang Jawa juga merupakan penunjukan setatus seseorang. Maka dari itu, disamping melihat proses pembuatan batik tulis maupun sejarahnya, anda juga kami ajak secaa singkat membuat pola dasar membatik alias &#8221; Mencanting &#8221; diatas kain yang sudah kami sediakan.<br />
Saat malam tiba, keromantisan kota Jogja dengan kecoklatan lampu kota serta hiruk pikuk kehidupan masyarakat &#8221; Wong Jogja &#8220;, anda menikmati hidangan makan malam di Restoran pilihan sambil mendengar alunan merdu lagu taditional atau lagu romatis lainya hingga menambah selera nikmatnya hidangan makan malam yang kami suguhkan.<br />
&#8221; Menikmati suasana malam hari di Jogja tak lengkap bila tak singgah di Alun2 Ringin Kembar &#8220;&#8230;untaian kata tesebut merupakan pelengkap para wisatawan kami selama kunjungannya di Jogja. &#8221; Massangin Games &#8221; sebutnya. Sudah menjadi icon wisata malam di Jogja yang tak sekedar bermain melainkan melatih indra perasa kita untuk mencapai sebuah cita2 yang akan kita harapkan. Dengan Guide jsebagai instructor Massangin game, anda akan lebih mengerti filosofi Jawa dalam kehidupan sehari - hari.</p>
<p>Day 3<br />
Borobudur Temple &amp; Merapi Tour</p>
<p>Setelah menikmati lezatnya makan pagi dihotel, anda beserta crew kami menuju ke Magelang melewati pemandanngan alam beserta perkebunan2 buah Naga untuk mengunjungi candi yang didalamnya terdapat Stupa Budha yang terbesar yaitu Candi Mendhut dan salah satu candi Budha Mahayana termegah di dunia yang dibangun 3 abad sebelum Ankor Wat atau 5 abad sebelum Katedral Agung dunia dibangun. Seusai mengunjungi Candi Borobudur, anda kami ajak menuju sebuah Restoran yang sangat terkenal di areal taman candi tersebut dengan menggunakan Dokar untuk menikmati hidangan makan siang yaitu Manohara Hotel &amp; Restouran. Dalam salah relief Borobudhur terdapat cerita mengenai putri cantik berkaki burung bernama Manohara yang disunting oleh seorang Raja. Dalam kehidupannya tidak semulus yang diharapkannya, tapi karena kecintaan seorang istri terhadap suami, cerita tersebut berkhir dengan kebahagiaan.</p>
<p>Selesai menikmati makan siang, perjalanan dilanjutkan menuju ke Desa Ketep untuk melihat pemandangan 2 gunung berapi yang berada di tengah Pulau Jawa. Tidak hanya menikmati pemandangan saja, kami juga membawa anda untuk berimajinasi mengenai proses terjadinya gunung merapi &amp; manfaatnya bagi manusia dengan melihat Audio Visual untuk menambah pengetahuan anda.</p>
<p>Setelah puas menikmati pemandangan alam, dalam perjalanan kembali menuju Jogja akan melewati dan singgah di perkebunan Salak Pondoh.<br />
Sore menjelang malam kota yang mendapat predikat kota Jogja sangat indah yang perpusat di Jalan Mallioboro. DiMalioboro, anda dapat melihat banyak orang yang menjajakan macam - macam pedagagang asongan souvenir dengan berbagai kualitas dan tidak luput juga Malioboro juga terkenal akan kuliner lesehan dengan berbagai menu.</p>
<p>Day 4<br />
Dieng Tour</p>
<p>Perjalanan ke Dieng dengan melewati pemandangan yang indah, anda singgah sejenak di kota Wonosobo untuk menikmati hidangan makan siang di Restoran pilihan setempat. Dilanjutkan menuju ke arah utara dengan melewati dataran tinggi no 2 di dunia ini, anda akan meleati perkebunan2 sayur mayur yang hijau dan menggoda.<br />
Kunjungan pertama, anda dapat melihat Candi Hindhu yang mempesona dinaungi kabut dari kawah Sekidang. Perjalanan wisata dilanjutkan dengan melihat 3 Tlaga di dataran tinggi yang berbeda warna.</p>
<p>Sepulangnya membali ke kota Jogja, kita singgah sejenak di pusat oleh buah khas dari Dataran Tinggi Dieng yaitu buah Carica dan menikmati hidangan makan malam dengan suasana hening, sunyi, romantis dengan interior Budhis Mahayana di Saraswati Resort &amp; Restouran.</p>
<p>Day 5<br />
Chek - out &amp; Shoping </p>
<p>Setelah makan pagi, istirahat &amp; memanjakan diri anda dengan fasilitas hotel / resort pilihan anda, setelah chek - out, anda kami ajak mengunjungi ke beberapa tempat yaitu : Kasongan Village yang terkenal akan sentra pembuatan kerajinan yang berbahan dasar tanah liat, pusat oleh2 khas Jogja yang menyediakan berbagai macam makanan khas seperti Bakpia, Rempeyek, Belut Goreng, Camilan2 dll. Perjalanan wisata anda berkhir hingga sore hari. Mudah2an dengan paket yang kami suguhkan ke anda tidak hanya sekedar menghibur, akan tetapi dapat menjadikan kenangan tersendiri dan menambah pengetahuan anda beserta keluarga. Tidak lupa kami ucapkan selamat jalan semoga sampai tujuan dengan selamat dan mengucapkan salam buat keluarga di sana. Sayonara sampai berjumpa lagi&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>Harga dapat disesuaikan dengan fasilitas, situasi &amp; kondisi yang anda inginkan</p>
<p>Tour Resevation :<br />
Kreasi Jogja Guide Tour<br />
Taman KT 1 / 309. Kraton.<br />
Yogyakarta. 55133<br />
Cp : 0817 0955 983 ( Budi ) Hunting<br />
E    : <a href="mailto:dewabudichisara@yahoo.com">dewabudichisara@yahoo.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dewa Budi Chisara</title>
		<link>http://vlisa.com/2008/01/21/positioning-kampanye-wisata-indonesia/#comment-229</link>
		<dc:creator>Dewa Budi Chisara</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Feb 2008 17:27:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/2008/01/21/positioning-kampanye-wisata-indonesia/#comment-229</guid>
		<description>Bila anda pingin berkunjung dan jalan2 di kota jogja tanpa buang banyak duit maupun waktu silahkan hubungi saya di :
Kreasi Jogja
An : Dewa Budi Chisara
Add: Taman Kt 1/309.Kraton.Jpgjakarta 55133
Cp : 08170955983
Disamping saya akan memandu ditempat tempat obyek wisata di jogja, saya akan buatkan beberapa itenry untuk kunjungan anda.
Terima Kasih


TOUR 2 HARI
Day 1
Dengan kereta mini mengunjungi Candi Prambanan,candi sewu dilanjtkan melihat proses pembuatan kerajinan perak di kota gede dan makan siang.Dilanjukan menuju ke Kraton, Taman sari, benteng dan gerbang kraton dengan menggunakan Andong wisata. Malam harinya makan malam dan menikmati permainan Masangin di tengah 2 pohon beringin? alun2 selatan
Day 2
Mewngunjungi candi borobudur, candi mendhut, candi pawon dilanjutkan makan siang sambil menikmati 2 gunung besar ( G merapi n G merbabu) di Ketep Pass. Tour dilanjutkan ke agro wisata salak pondoh, Melihat secara dekat proses batik tuliis, proses pembuatan bakpia, menikamati suasana malam di Mallioboro

KULTURAL TOUR
Day 1
Batik course season 1, makan siang ala Kraton, Mengunjungi Candi Prambanan,Sun-set Candi Borobudur, Makan malam
Day 2
Dengan Andong Wisata keliling sekitar Kraton, Kraton Taman Sari, Makan siang. Dilanjutkan Batik Course Season 2, Sun-set di Pantai Parangtritis, Makan malam, Permainan Masangin ( masuk di tengah 2 pohon beringin kembar )
Day 3
Batik couse season 3 ( terakhir ), makan siang, Mengunjungi pabrik batik tulis khas Jogja, Silver Factory ( Kota Gede), Desa seni Kasongan, proses pembuatan bakpia, Menikamti suasan malam kota Jogjakarta di Malioboro.

Bila anada berkenan silahkan hubungi saya di:
An : Dewa Budi Chisara
Add: Taman Kt 1/309.Kraton.Jpgjakarta 55133
Cp : 08170955983

SAYA MASIH BANYAK TOUR UNTUK ANADA BILA BERKUNJUNG DI JOGJA, ISAMPING ITU SAYA JUGA DAPAT MEMANTU KEMUDAHAN2 ANADA MENCARI HOTEL, TRANSPORTASI, DLL
An : Dewa Budi Chisara
Add: Taman Kt 1/309.Kraton.Jpgjakarta 55133
Cp : 08170955983
Email : dewabudichisara@yahoo.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bila anda pingin berkunjung dan jalan2 di kota jogja tanpa buang banyak duit maupun waktu silahkan hubungi saya di :<br />
Kreasi Jogja<br />
An : Dewa Budi Chisara<br />
Add: Taman Kt 1/309.Kraton.Jpgjakarta 55133<br />
Cp : 08170955983<br />
Disamping saya akan memandu ditempat tempat obyek wisata di jogja, saya akan buatkan beberapa itenry untuk kunjungan anda.<br />
Terima Kasih</p>
<p>TOUR 2 HARI<br />
Day 1<br />
Dengan kereta mini mengunjungi Candi Prambanan,candi sewu dilanjtkan melihat proses pembuatan kerajinan perak di kota gede dan makan siang.Dilanjukan menuju ke Kraton, Taman sari, benteng dan gerbang kraton dengan menggunakan Andong wisata. Malam harinya makan malam dan menikmati permainan Masangin di tengah 2 pohon beringin? alun2 selatan<br />
Day 2<br />
Mewngunjungi candi borobudur, candi mendhut, candi pawon dilanjutkan makan siang sambil menikmati 2 gunung besar ( G merapi n G merbabu) di Ketep Pass. Tour dilanjutkan ke agro wisata salak pondoh, Melihat secara dekat proses batik tuliis, proses pembuatan bakpia, menikamati suasana malam di Mallioboro</p>
<p>KULTURAL TOUR<br />
Day 1<br />
Batik course season 1, makan siang ala Kraton, Mengunjungi Candi Prambanan,Sun-set Candi Borobudur, Makan malam<br />
Day 2<br />
Dengan Andong Wisata keliling sekitar Kraton, Kraton Taman Sari, Makan siang. Dilanjutkan Batik Course Season 2, Sun-set di Pantai Parangtritis, Makan malam, Permainan Masangin ( masuk di tengah 2 pohon beringin kembar )<br />
Day 3<br />
Batik couse season 3 ( terakhir ), makan siang, Mengunjungi pabrik batik tulis khas Jogja, Silver Factory ( Kota Gede), Desa seni Kasongan, proses pembuatan bakpia, Menikamti suasan malam kota Jogjakarta di Malioboro.</p>
<p>Bila anada berkenan silahkan hubungi saya di:<br />
An : Dewa Budi Chisara<br />
Add: Taman Kt 1/309.Kraton.Jpgjakarta 55133<br />
Cp : 08170955983</p>
<p>SAYA MASIH BANYAK TOUR UNTUK ANADA BILA BERKUNJUNG DI JOGJA, ISAMPING ITU SAYA JUGA DAPAT MEMANTU KEMUDAHAN2 ANADA MENCARI HOTEL, TRANSPORTASI, DLL<br />
An : Dewa Budi Chisara<br />
Add: Taman Kt 1/309.Kraton.Jpgjakarta 55133<br />
Cp : 08170955983<br />
Email : <a href="mailto:dewabudichisara@yahoo.com">dewabudichisara@yahoo.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dewa Budi Chisara</title>
		<link>http://vlisa.com/2008/01/21/positioning-kampanye-wisata-indonesia/#comment-228</link>
		<dc:creator>Dewa Budi Chisara</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Feb 2008 09:19:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/2008/01/21/positioning-kampanye-wisata-indonesia/#comment-228</guid>
		<description>Saya sdh menjadi guide tour sumatra, jawa, bali, lombok selama 17 thn. Visit Indonesia year untuk tahun ini SANGATLAH MENYEDIHKAN, betapa tidak????? semua terlalu dipaksakan dan terlihat terburu buru sebelum melangkah. Hal tersebut mencerminkan beberapa kinerja ppemerintah khususnya yg berkaitan dengan wisata seperti : Dinas Pariwisata pusat sampai daerah tdk ada rasa kesinambungan yg harmonis.
Sekarang kita lihat banyak hal yg perlu dibenahi sebelumnya seperti........
1. Vasilitas wisata yg memadai...masa seh bandara sampai ditutup karena banjir?????????????!!!!!
2. Garuda Indonesia tdk boleh masuk ke Eropa......Bagaimana cara wisatawan berkunjung?????????
3. Kurangnya promo ke Luar negri....saya setahun yg lalu ke Amrik, di dpn Kedubes RI diAmrik, hanya ada papan berwarna berukuran kurang lebih 1,5 X 2,5 meter yg disitu terdapat semu7a gambar obyek wisata seluruh indonesia yg berjumlah 33 provinsi,,,sangat menyedihkan lg saat saya masuk tanya brosur wisata di Indonesia kpda petugas disana bilang habis dan terkesan tdk sopan.
4. Pemerintah harus dapat meyakinkan dan membedakan antara Budaya, wisata dan AGAMA. karena di indonesia terdapat 5 agama dalam berpulu piluh suku menjadi satu kesatuan indonesia</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sdh menjadi guide tour sumatra, jawa, bali, lombok selama 17 thn. Visit Indonesia year untuk tahun ini SANGATLAH MENYEDIHKAN, betapa tidak????? semua terlalu dipaksakan dan terlihat terburu buru sebelum melangkah. Hal tersebut mencerminkan beberapa kinerja ppemerintah khususnya yg berkaitan dengan wisata seperti : Dinas Pariwisata pusat sampai daerah tdk ada rasa kesinambungan yg harmonis.<br />
Sekarang kita lihat banyak hal yg perlu dibenahi sebelumnya seperti&#8230;&#8230;..<br />
1. Vasilitas wisata yg memadai&#8230;masa seh bandara sampai ditutup karena banjir?????????????!!!!!<br />
2. Garuda Indonesia tdk boleh masuk ke Eropa&#8230;&#8230;Bagaimana cara wisatawan berkunjung?????????<br />
3. Kurangnya promo ke Luar negri&#8230;.saya setahun yg lalu ke Amrik, di dpn Kedubes RI diAmrik, hanya ada papan berwarna berukuran kurang lebih 1,5 X 2,5 meter yg disitu terdapat semu7a gambar obyek wisata seluruh indonesia yg berjumlah 33 provinsi,,,sangat menyedihkan lg saat saya masuk tanya brosur wisata di Indonesia kpda petugas disana bilang habis dan terkesan tdk sopan.<br />
4. Pemerintah harus dapat meyakinkan dan membedakan antara Budaya, wisata dan AGAMA. karena di indonesia terdapat 5 agama dalam berpulu piluh suku menjadi satu kesatuan indonesia</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rani</title>
		<link>http://vlisa.com/2008/01/21/positioning-kampanye-wisata-indonesia/#comment-210</link>
		<dc:creator>rani</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jan 2008 14:30:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/2008/01/21/positioning-kampanye-wisata-indonesia/#comment-210</guid>
		<description>Iklan visit indonesia year yang bernuansa Bali, kalau dibandingkan iklan jamu  tolak angin, yang bintang iklannya Butet dan Agnes Monika, ya masih lebih keren iklan tolak angin. Lebih jelas pesannya, dan  contextnya juga oke. Kenapa nggak iklan itu aja yang sekaligus dijadikan iklan untuk menarik wisman ke sini ya.........</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Iklan visit indonesia year yang bernuansa Bali, kalau dibandingkan iklan jamu  tolak angin, yang bintang iklannya Butet dan Agnes Monika, ya masih lebih keren iklan tolak angin. Lebih jelas pesannya, dan  contextnya juga oke. Kenapa nggak iklan itu aja yang sekaligus dijadikan iklan untuk menarik wisman ke sini ya&#8230;&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rusa emas</title>
		<link>http://vlisa.com/2008/01/21/positioning-kampanye-wisata-indonesia/#comment-203</link>
		<dc:creator>rusa emas</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jan 2008 15:52:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/2008/01/21/positioning-kampanye-wisata-indonesia/#comment-203</guid>
		<description>lah mbak Lisa ini kepiye toh, yang mau dijual itu sebenernya apa sih dalam suatu kegiatan tourism? (dalam arti yang bisa jadi duit nyoto buat makan rakyat kebanyakan). Apakah kamar hotelnya (sahamnya punya asing), seat di pesawatnya (masih belom lunas leasing dari asing), makanan lokalnya (yang rada hygienis biasanya franchise merek asing)? Jadi paling-paling tinggal cindera mata sama jasa-jasa (pijet, kepang, tatto, nonton tarian, sama pemandu siang maupun pemandu malam) yang masih bisa dikatakan milik kita sendiri kan?. Jadi buat apa kita mempromosikan potensi wisata Indonesia kalau toh yang menikmati manfaat ekonominya justru pihak yang bukan Indonesia? (he he he XL sekarang juga sudah 100% asing yah). Saya setuju sama mbak Lisa bila tahun 2008 ini dijadikan kick-off untuk membudayakan pariwisata sebagai suatu jalan keluar dari berbagai kesulitan bangsa yang ada (baik oleh sebab bencana alam, kebanyakan orang yang melu-melu edhan karena takut ora keduman, dan pers yang semakin tidak cerdas). Bukan mau ngebelain Pak Jero cs loh, tapi bila dibaca dengan pemikiran dekonstruktif, maka  tag line visit Indonesia yang di"gathuk"ken sama peringatan 100 tahun kebangkitan rasa nasionalisme (yang sifatnya mempersatukan gagasan ini) relevan juga,  meskipun mungkin kini gagasanya baru sebatas bagaimana caranya bagi-bagi duit buat partai-partai laper dari 40% anggaran pembuatan website. Jaman pak Tantri dulu malah belanja iklan tahun kunjungan wisata kita nyampe 20 jt dollar, ngutang sama ADB lagi, n konon ga di bayar pula.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>lah mbak Lisa ini kepiye toh, yang mau dijual itu sebenernya apa sih dalam suatu kegiatan tourism? (dalam arti yang bisa jadi duit nyoto buat makan rakyat kebanyakan). Apakah kamar hotelnya (sahamnya punya asing), seat di pesawatnya (masih belom lunas leasing dari asing), makanan lokalnya (yang rada hygienis biasanya franchise merek asing)? Jadi paling-paling tinggal cindera mata sama jasa-jasa (pijet, kepang, tatto, nonton tarian, sama pemandu siang maupun pemandu malam) yang masih bisa dikatakan milik kita sendiri kan?. Jadi buat apa kita mempromosikan potensi wisata Indonesia kalau toh yang menikmati manfaat ekonominya justru pihak yang bukan Indonesia? (he he he XL sekarang juga sudah 100% asing yah). Saya setuju sama mbak Lisa bila tahun 2008 ini dijadikan kick-off untuk membudayakan pariwisata sebagai suatu jalan keluar dari berbagai kesulitan bangsa yang ada (baik oleh sebab bencana alam, kebanyakan orang yang melu-melu edhan karena takut ora keduman, dan pers yang semakin tidak cerdas). Bukan mau ngebelain Pak Jero cs loh, tapi bila dibaca dengan pemikiran dekonstruktif, maka  tag line visit Indonesia yang di&#8221;gathuk&#8221;ken sama peringatan 100 tahun kebangkitan rasa nasionalisme (yang sifatnya mempersatukan gagasan ini) relevan juga,  meskipun mungkin kini gagasanya baru sebatas bagaimana caranya bagi-bagi duit buat partai-partai laper dari 40% anggaran pembuatan website. Jaman pak Tantri dulu malah belanja iklan tahun kunjungan wisata kita nyampe 20 jt dollar, ngutang sama ADB lagi, n konon ga di bayar pula.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: andy</title>
		<link>http://vlisa.com/2008/01/21/positioning-kampanye-wisata-indonesia/#comment-200</link>
		<dc:creator>andy</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Jan 2008 15:37:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/2008/01/21/positioning-kampanye-wisata-indonesia/#comment-200</guid>
		<description>Memang mestinya untuk "menjual" wisata Indonesia harus menggunakan strategi marketing yang benar. STP nya jelas, lalu program eksekusinya mengacu ke sana.itung-itungan analogi besaran budget dibandingkan negara tetangga, tidak bisa dijadikan alasan jika kemudian program ini tidak sukses. Sangat penting melakukan focusing. Mudah2an masih ada waktu untuk membenahi program VIY 2008 ini agar lebih fokus dan hasilnya memuaskan. Salam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Memang mestinya untuk &#8220;menjual&#8221; wisata Indonesia harus menggunakan strategi marketing yang benar. STP nya jelas, lalu program eksekusinya mengacu ke sana.itung-itungan analogi besaran budget dibandingkan negara tetangga, tidak bisa dijadikan alasan jika kemudian program ini tidak sukses. Sangat penting melakukan focusing. Mudah2an masih ada waktu untuk membenahi program VIY 2008 ini agar lebih fokus dan hasilnya memuaskan. Salam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sie-sie</title>
		<link>http://vlisa.com/2008/01/21/positioning-kampanye-wisata-indonesia/#comment-199</link>
		<dc:creator>sie-sie</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jan 2008 12:07:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/2008/01/21/positioning-kampanye-wisata-indonesia/#comment-199</guid>
		<description>Kayaknya kalau program pemerintah memang selalu begitu deh. Perumusan konsep, proses, goal, dan apa mimpi yang akan diraih, nggak perlu jelas. Termasuk positioning, sosialisasi dan kesinambungan komunikasi. Yang penting bugetnya gede. BTW ini analisa yang bagus.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kayaknya kalau program pemerintah memang selalu begitu deh. Perumusan konsep, proses, goal, dan apa mimpi yang akan diraih, nggak perlu jelas. Termasuk positioning, sosialisasi dan kesinambungan komunikasi. Yang penting bugetnya gede. BTW ini analisa yang bagus.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: djokodwijono</title>
		<link>http://vlisa.com/2008/01/21/positioning-kampanye-wisata-indonesia/#comment-198</link>
		<dc:creator>djokodwijono</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jan 2008 15:51:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/2008/01/21/positioning-kampanye-wisata-indonesia/#comment-198</guid>
		<description>Mbak Lisa, saya kebetulan sempat hadir pada waktu launching logo visit Indonesia 2008 di badan pesawat Garuda. Pak Jero bilang : dalam suatu skala pengeluaran dan pemasukan, Malaysia mengeluarkan 80 (untuk promosi pariwisata) dan menghasilkan 15, sementara Indonesia mengeluarkan 10 untuk dapat 5. Padahal dari 15 yang didapat Malaysia itu sebagian besar dari Genting Highland (gambling) .So.. Indonesia better than Malaysia, kata beliau. Kalau saya usul positioningnya sih "expect the unexpected" saja (seperti iklan tertentu..saya lupa), yaa  contohnya seperti bahwa pelarangan maskapai Indonesia di Eropa yang belum dicabut.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mbak Lisa, saya kebetulan sempat hadir pada waktu launching logo visit Indonesia 2008 di badan pesawat Garuda. Pak Jero bilang : dalam suatu skala pengeluaran dan pemasukan, Malaysia mengeluarkan 80 (untuk promosi pariwisata) dan menghasilkan 15, sementara Indonesia mengeluarkan 10 untuk dapat 5. Padahal dari 15 yang didapat Malaysia itu sebagian besar dari Genting Highland (gambling) .So.. Indonesia better than Malaysia, kata beliau. Kalau saya usul positioningnya sih &#8220;expect the unexpected&#8221; saja (seperti iklan tertentu..saya lupa), yaa  contohnya seperti bahwa pelarangan maskapai Indonesia di Eropa yang belum dicabut.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

