<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Hot Spot Gratis Juga Perlu Strategi Pemasaran</title>
	<atom:link href="http://vlisa.com/2008/01/07/hot-spot-gratis-juga-perlu-strategi-pemasaran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://vlisa.com/2008/01/07/hot-spot-gratis-juga-perlu-strategi-pemasaran/</link>
	<description>it's me</description>
	<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 01:48:25 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6</generator>
		<item>
		<title>By: eduardus</title>
		<link>http://vlisa.com/2008/01/07/hot-spot-gratis-juga-perlu-strategi-pemasaran/#comment-231098</link>
		<dc:creator>eduardus</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2008 12:11:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/2008/01/07/hot-spot-gratis-juga-perlu-strategi-pemasaran/#comment-231098</guid>
		<description>setuju hot spot gratis apapun kendalanya cari pemecahannya kalo bisa seluruh indonesia di cover hot spot gratis gak di tempat tertentu saja. kalo bisa di setiap rumah bisa internetan gratis sambil ngopi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>setuju hot spot gratis apapun kendalanya cari pemecahannya kalo bisa seluruh indonesia di cover hot spot gratis gak di tempat tertentu saja. kalo bisa di setiap rumah bisa internetan gratis sambil ngopi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ingsun</title>
		<link>http://vlisa.com/2008/01/07/hot-spot-gratis-juga-perlu-strategi-pemasaran/#comment-254</link>
		<dc:creator>ingsun</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2008 17:08:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/2008/01/07/hot-spot-gratis-juga-perlu-strategi-pemasaran/#comment-254</guid>
		<description>Hotspot wifi di surabaya GOMBAL!!!!
tidak bisa di akses bayar lagi !</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hotspot wifi di surabaya GOMBAL!!!!<br />
tidak bisa di akses bayar lagi !</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: baluap</title>
		<link>http://vlisa.com/2008/01/07/hot-spot-gratis-juga-perlu-strategi-pemasaran/#comment-195</link>
		<dc:creator>baluap</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jan 2008 06:26:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/2008/01/07/hot-spot-gratis-juga-perlu-strategi-pemasaran/#comment-195</guid>
		<description>Kalau melihat program yang dilaksanakan Telkom sebenarnya sudah bagus sih..., cuma sasarannya ada sebagian yang belum kena.  Betul juga sih masak orang yang biasanya bawa cangkul disuruh bawa laptop, kan susah, kalaupun mau pasti awalnya dia cuma bengong2 doang...
Kalau utk kasus yg terjadi di surabaya mestinya ada alasan lain kenapa org gak mau/sedikit  yg dtg k t4 tsb, kalau dibilang gak ngerti internet... masak sih..., kalau gak punya duit utk beli laptop...itu relatif, mungkin alasannya krn t4nya jauh kali...
Ya lain kali Telkom harus banyak berfikir dulu sebelum melaksanakan suatu program tertentu, bukan hanya Telkom, kita juga harus begitu, terutama mas EBESS yang sptnya gak berfikir dulu sblm submit comment, masak sih topiknya A, mas EBESS k Z, trus jelek2in/memfitnah orang lagi, apapun yang dilakukan orang lain dan apalagi tujuannya utk mencerdaskan bangsa, masak harus kita fitnah dengan hal2 spt itu, apalagi anda hanya ngomong dan tidak punya bukti, ini dulu sebenarnya yang harus diperbaiki...
Tapi utk Menkominfo dan Telkom juga, ini bisa jadi bahan masukan yang baik utk kemajuan bangsa ini... Thanks</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau melihat program yang dilaksanakan Telkom sebenarnya sudah bagus sih&#8230;, cuma sasarannya ada sebagian yang belum kena.  Betul juga sih masak orang yang biasanya bawa cangkul disuruh bawa laptop, kan susah, kalaupun mau pasti awalnya dia cuma bengong2 doang&#8230;<br />
Kalau utk kasus yg terjadi di surabaya mestinya ada alasan lain kenapa org gak mau/sedikit  yg dtg k t4 tsb, kalau dibilang gak ngerti internet&#8230; masak sih&#8230;, kalau gak punya duit utk beli laptop&#8230;itu relatif, mungkin alasannya krn t4nya jauh kali&#8230;<br />
Ya lain kali Telkom harus banyak berfikir dulu sebelum melaksanakan suatu program tertentu, bukan hanya Telkom, kita juga harus begitu, terutama mas EBESS yang sptnya gak berfikir dulu sblm submit comment, masak sih topiknya A, mas EBESS k Z, trus jelek2in/memfitnah orang lagi, apapun yang dilakukan orang lain dan apalagi tujuannya utk mencerdaskan bangsa, masak harus kita fitnah dengan hal2 spt itu, apalagi anda hanya ngomong dan tidak punya bukti, ini dulu sebenarnya yang harus diperbaiki&#8230;<br />
Tapi utk Menkominfo dan Telkom juga, ini bisa jadi bahan masukan yang baik utk kemajuan bangsa ini&#8230; Thanks</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: qmal</title>
		<link>http://vlisa.com/2008/01/07/hot-spot-gratis-juga-perlu-strategi-pemasaran/#comment-185</link>
		<dc:creator>qmal</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jan 2008 12:08:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/2008/01/07/hot-spot-gratis-juga-perlu-strategi-pemasaran/#comment-185</guid>
		<description>.... Saya yakin mereka (Telkom) juga tahu bahwa pasar internet tidak tercipta dengan sendirinya, tapi melalui proses yang harus dicreate, sehingga akan tercipta demand baru....
Memperkenalkan adalah bagian dari menjual itu sendiri. Aku ingat cerita seorang penjual sepatu keliling,..yang harus memasarkan sepatunya kepada masyarakat yang belum mengenal sepatu. Bagaimana gigihnya si penjual sepatu,..memperkenalkan sepatunya sehingga orang-orang tersebut mengetahui manfaat sepatu,..alhasil orang-orang tersebut bisa pakai sepatu....Dimana pada awalnya dicemooh habis-habis2an,.."ngapain jualan sepatu pada orang yang nggak kenal sepatu"....
Menjual barang pada market yang sudah jadi memang berbeda dengan market yang belum jadi....Kadang kita harus "nyelam dulu". By the way  Taman bungkul,..saat ini Insya Allah aman koq krn sdh lebih tertata,..apalagi sdh ada petugas satpol yang jaga,....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8230;. Saya yakin mereka (Telkom) juga tahu bahwa pasar internet tidak tercipta dengan sendirinya, tapi melalui proses yang harus dicreate, sehingga akan tercipta demand baru&#8230;.<br />
Memperkenalkan adalah bagian dari menjual itu sendiri. Aku ingat cerita seorang penjual sepatu keliling,..yang harus memasarkan sepatunya kepada masyarakat yang belum mengenal sepatu. Bagaimana gigihnya si penjual sepatu,..memperkenalkan sepatunya sehingga orang-orang tersebut mengetahui manfaat sepatu,..alhasil orang-orang tersebut bisa pakai sepatu&#8230;.Dimana pada awalnya dicemooh habis-habis2an,..&#8221;ngapain jualan sepatu pada orang yang nggak kenal sepatu&#8221;&#8230;.<br />
Menjual barang pada market yang sudah jadi memang berbeda dengan market yang belum jadi&#8230;.Kadang kita harus &#8220;nyelam dulu&#8221;. By the way  Taman bungkul,..saat ini Insya Allah aman koq krn sdh lebih tertata,..apalagi sdh ada petugas satpol yang jaga,&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: inetgretz</title>
		<link>http://vlisa.com/2008/01/07/hot-spot-gratis-juga-perlu-strategi-pemasaran/#comment-181</link>
		<dc:creator>inetgretz</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Jan 2008 16:45:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/2008/01/07/hot-spot-gratis-juga-perlu-strategi-pemasaran/#comment-181</guid>
		<description>info inet  g r a t i s gsm dan cdma(bukan fren). still work 100%. call /sms pasti dibales :085642132515 no email, no YM, call/sms biar komunikasi lancar. email tidak akan dibalas. nah lo!!! hanya 100ribu!! dapat 4trik : esia, flexi, xl sama three</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>info inet  g r a t i s gsm dan cdma(bukan fren). still work 100%. call /sms pasti dibales :085642132515 no email, no YM, call/sms biar komunikasi lancar. email tidak akan dibalas. nah lo!!! hanya 100ribu!! dapat 4trik : esia, flexi, xl sama three</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: djokodwijono</title>
		<link>http://vlisa.com/2008/01/07/hot-spot-gratis-juga-perlu-strategi-pemasaran/#comment-176</link>
		<dc:creator>djokodwijono</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jan 2008 17:02:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/2008/01/07/hot-spot-gratis-juga-perlu-strategi-pemasaran/#comment-176</guid>
		<description>Mbak, Lha wong goals nya mungkin gak jelas : Telkom dalam rangka CSR ataw memang ada bisnis expectation nantinya (ada hubungannya dengan palapa ring 2 nggak ya ?).
Yang lainnya lagi juga dari kulturnya yg agak beda dengan misalnya di negara "maju" atau yang ICT minded. Clubbing, cafe lovers, etc. kan belum nyampe disitu (mungkin).
Anyway, ulasannya menarik mbak.Salam kenal</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mbak, Lha wong goals nya mungkin gak jelas : Telkom dalam rangka CSR ataw memang ada bisnis expectation nantinya (ada hubungannya dengan palapa ring 2 nggak ya ?).<br />
Yang lainnya lagi juga dari kulturnya yg agak beda dengan misalnya di negara &#8220;maju&#8221; atau yang ICT minded. Clubbing, cafe lovers, etc. kan belum nyampe disitu (mungkin).<br />
Anyway, ulasannya menarik mbak.Salam kenal</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: lisa</title>
		<link>http://vlisa.com/2008/01/07/hot-spot-gratis-juga-perlu-strategi-pemasaran/#comment-175</link>
		<dc:creator>lisa</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jan 2008 10:16:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/2008/01/07/hot-spot-gratis-juga-perlu-strategi-pemasaran/#comment-175</guid>
		<description>Dear Sherko,

Thanks atas sharing pemikirannya. Menarik untuk dianalis lebih lanjut. Karena pada akhirnya nanti produsen memang tak cuma harus punya strategi marketing yang tetap, tapi juga mesti melakukan micro marketing.  Karena even 2 kota besar, profilnya berbeda. Saya dengar juga di Jogja, fasilitas hotspot gratis juga sudah mulai menyebar. Apa ada yang tahu bagaimana respon pasar di sana?
Thanks,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Sherko,</p>
<p>Thanks atas sharing pemikirannya. Menarik untuk dianalis lebih lanjut. Karena pada akhirnya nanti produsen memang tak cuma harus punya strategi marketing yang tetap, tapi juga mesti melakukan micro marketing.  Karena even 2 kota besar, profilnya berbeda. Saya dengar juga di Jogja, fasilitas hotspot gratis juga sudah mulai menyebar. Apa ada yang tahu bagaimana respon pasar di sana?<br />
Thanks,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Telkom Pasang wifi Gratis di SBY ? nggommballl&#8230; &#171; besar pasak, DARIPADA KENTANG</title>
		<link>http://vlisa.com/2008/01/07/hot-spot-gratis-juga-perlu-strategi-pemasaran/#comment-174</link>
		<dc:creator>Telkom Pasang wifi Gratis di SBY ? nggommballl&#8230; &#171; besar pasak, DARIPADA KENTANG</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jan 2008 07:33:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/2008/01/07/hot-spot-gratis-juga-perlu-strategi-pemasaran/#comment-174</guid>
		<description>[...] http://vlisa.com/2008/01/07/hot-spot-gratis-juga-perlu-strategi-pemasaran/#more-65  [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] <a href="http://vlisa.com/2008/01/07/hot-spot-gratis-juga-perlu-strategi-pemasaran/#more-65" rel="nofollow">http://vlisa.com/2008/01/07/hot-spot-gratis-juga-perlu-strategi-pemasaran/#more-65</a>  [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sherko</title>
		<link>http://vlisa.com/2008/01/07/hot-spot-gratis-juga-perlu-strategi-pemasaran/#comment-170</link>
		<dc:creator>Sherko</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jan 2008 16:04:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/2008/01/07/hot-spot-gratis-juga-perlu-strategi-pemasaran/#comment-170</guid>
		<description>Salam kenal Bu..

Ulasan yang menarik. Setuju sekali, marketing dan penyerapan teknologi harusnya di pikirkan dulu sebelum memasang lauch sesuatu. 

Saya dengar di Bandung, sudah tercipta banyak hotspot gratisan yang di sediakan pemilik toko, cafe, hotel, mall, factory outlet. Setahu saya, peminat nya banyak sekali, terutama mahasiswa.. Di Mc Donalds BIP Bandung, para mahasiswa ini tanpa sungkan beli segelas coca cola dan nongkrong seharian di lokasi hotspot Mc Donalds demi internet gratisnya. Lihat saja di hotspot punya kampus-kampus di Bandung, pasti rame peminatnya.. 

Mahasiswa biasanya adalah "early adopter" technology, mereka ini yang penggila teknlogy dengan budget seadanya.. Hehehe.. Akses 20Kbps tidak mengapa asal gratisan..! Kebiasaan mahasiswa ini beda sama para profesional, atau orang kantoran yang tidak masalah membayar sedikit mahal, asal bisa akses internet dengan cepat dan nyaman. 

Para "early adopter" seperti mahasiswa ini, menurut saya sebaiknya jadi sasaran awal pemasaran hotspot di Surabaya, mereka paham cara penggunaan teknology dan tidak banyak komplain kalau ada gangguan. Nanti kedepannya, merekapun bisa menjadi "agent" yang menyebarkan teknologi dan akses internet ini di kalangan lapisan masyarakat. Maanfaat akses internet di kalangan mahasiswa juga akan lebih signifikan buat perkembangan kecerdasan bangsa secara umum...

Kurang tahu pasti, apakah kekurangan peminat hotspot di Surabaya dibandung di Bandung, berkaitan dengan jumlah mahasiswa yang suka internetan di Surabaya lebih kurang dari pada di Bandung..
Atau bisa juga karena mahasiswa di Surabaya berperilaku sama seperti para profesional dan kelas pekerja, yang lebih suka membayar sedikit mahal asal dapat akses internet yang nyaman dan aman, sehingga free hotspot di Surabaya tidak laku..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam kenal Bu..</p>
<p>Ulasan yang menarik. Setuju sekali, marketing dan penyerapan teknologi harusnya di pikirkan dulu sebelum memasang lauch sesuatu. </p>
<p>Saya dengar di Bandung, sudah tercipta banyak hotspot gratisan yang di sediakan pemilik toko, cafe, hotel, mall, factory outlet. Setahu saya, peminat nya banyak sekali, terutama mahasiswa.. Di Mc Donalds BIP Bandung, para mahasiswa ini tanpa sungkan beli segelas coca cola dan nongkrong seharian di lokasi hotspot Mc Donalds demi internet gratisnya. Lihat saja di hotspot punya kampus-kampus di Bandung, pasti rame peminatnya.. </p>
<p>Mahasiswa biasanya adalah &#8220;early adopter&#8221; technology, mereka ini yang penggila teknlogy dengan budget seadanya.. Hehehe.. Akses 20Kbps tidak mengapa asal gratisan..! Kebiasaan mahasiswa ini beda sama para profesional, atau orang kantoran yang tidak masalah membayar sedikit mahal, asal bisa akses internet dengan cepat dan nyaman. </p>
<p>Para &#8220;early adopter&#8221; seperti mahasiswa ini, menurut saya sebaiknya jadi sasaran awal pemasaran hotspot di Surabaya, mereka paham cara penggunaan teknology dan tidak banyak komplain kalau ada gangguan. Nanti kedepannya, merekapun bisa menjadi &#8220;agent&#8221; yang menyebarkan teknologi dan akses internet ini di kalangan lapisan masyarakat. Maanfaat akses internet di kalangan mahasiswa juga akan lebih signifikan buat perkembangan kecerdasan bangsa secara umum&#8230;</p>
<p>Kurang tahu pasti, apakah kekurangan peminat hotspot di Surabaya dibandung di Bandung, berkaitan dengan jumlah mahasiswa yang suka internetan di Surabaya lebih kurang dari pada di Bandung..<br />
Atau bisa juga karena mahasiswa di Surabaya berperilaku sama seperti para profesional dan kelas pekerja, yang lebih suka membayar sedikit mahal asal dapat akses internet yang nyaman dan aman, sehingga free hotspot di Surabaya tidak laku..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: lisa</title>
		<link>http://vlisa.com/2008/01/07/hot-spot-gratis-juga-perlu-strategi-pemasaran/#comment-168</link>
		<dc:creator>lisa</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jan 2008 07:52:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/2008/01/07/hot-spot-gratis-juga-perlu-strategi-pemasaran/#comment-168</guid>
		<description>Oh ya...info dari teman2 lamaku di Surabaya.
Dan memang waktu saya masih SMA  di Sby dulu memang begitu sih......
Kalau sekarang sudah aman, ya syukurlah....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Oh ya&#8230;info dari teman2 lamaku di Surabaya.<br />
Dan memang waktu saya masih SMA  di Sby dulu memang begitu sih&#8230;&#8230;<br />
Kalau sekarang sudah aman, ya syukurlah&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
