HK 60 Tahun, What’s Next?

Kamis lalu, aku hadir di acara pesta ulang tahun Hermawan Kartajaya, pendiri MarkPlus and Co dan President Asia Pacific Marketing Associations, dan YW Junardi, salah satu petinggi Rajawali Corporation dan President Indonesia Marketing Association/IMA, yang ke-60, di Hotel Mulia Jakarta.

Meriah, ramai, sesuai trademark acara Hermawan Kartajaya alias HK dan Markplus selama ini.

Pesta ulang tahun? Ah, ternyata itu cuma trik. Sesuai pidato penyambutan tamu, HK mengakui hari ulang tahunnya jatuh pada Hari Pahlawan 10 November. Lah kok bisa?

“Saya mohon maaf, judul acara ini cuma trik. Sebenarnya ini kan acara penandatanganan pledge Global Compact. Soalnya, kalau temanya itu kan orang belum tentu datang. Nah, kalau ulang tahun saya, tentu lebih banyak yang bersedia datang,” ujar HK dengan logat Surabaya yang kental.

HK memang tidak salah. Acara itu, selain dihadiri 2 orang menteri, Menteri Negara Komunikasi dan Informasi Muhammad Nuh dan Menteri Perindustrian Fahmi Idris, dihadiri Gubernur DKI Fauzi Bowo, wakil-wakil dari lembaga perdagangan asing, LSM asing dan lokal, pejabat, politisi, pengusaha, profesional, artis, sosiolog, budayawan, kyai, seniman, media.

Ratusan undangan, dari pengusaha besar sampai penjual kaos “Dagadu”, tumpek bleg di situ, “terbujuk” oleh SMS sepanjang 559 karakter yang dikirimkan HK beberapa hari sebelumnya.

Buatku, HK bukanlah orang baru. Aku mengenal HK sejak masih bekerja sebagai wartawan di majalah SWA sekitar 15-an tahun lalu. Setelah itu, HK hijrah dari Surabaya ke Jakarta.

Dengan bendera MarkPlus, HK mulai merambah ibukota. Di sini, selain “jualan” workshop dan forum marketing, HK juga rajin menulis di sejumlah media, termasuk SWA. Bahkan, tulisan-tulisanku, HK, dan Ari di SWA sempat dijadikan buku berjudul, 36 Kasus Pemasaran Asli Indonesia.

Kini, HK tak cuma berkiprah di Indonesia, tapi sudah di pasar global. Ia kerap berkolaborasi dengan pakar marketing dunia seperti Philip Kotler, Warren Keagen, Al Ries, Jack Trout, dan masih banyak lagi.

HK tak cuma bicara marketing di lingkungan bisnis semata. Dia juga menularkan ilmunya ke pesantren-pesantren, gereja-gereja. Aku bahkan pernah mengundang HK, ceramah mengenai profesionalisme dalam pelayanan gerejawi, di GKI Pamulang 2 tahun lalu, saat ulang tahun ke 10 GKI Pamulang. HK kini memang concern pada “Marketing for Evangelism”.

Aku masih ingat framework marketing yang pertama HK, adalah framework marketing 2000. Ia menggambarkannya dalam format segitiga yang menghubungkan tiga sumbu: segmentation, targeting, dan positioning/STP.

Ketika dunia marketing berkembang sedemikian rupa dengan kompleksitas pasar yang ada, aku rasa framework ini masih relevan sebagai pegangan kalangan marketers.

HK juga menginspirasiku tentang pentingnya menjaga kekuatan antara content dan context dalam komunikasi. Content yang bagus akan terdistribusi jika context-nya juga menunjang, begitu pula sebaliknya.

Ini seperti halnya sebuah lagu yang bagus akan sukses jika dinyanyikan oleh penyanyi yang sesuai. Dan untuk bisa menyiapkan content yang bagus — yang memiliki diferensiasi — tentunya kita mesti paham STP, ya framework yang digunakan itu.

Malam itu aku juga terbujuk membeli kaos Dagadu yang berhiaskan kata-kata, “love your customer, respect your competitor”. Ini motto yang layak jadi pegangan buat siapa saja yang berkecimpung di dunia bisnis.

Dengan situasi kompetisi yang makin ketat, acapkali kita melihat kompetitor adalah musuh yang harus dimusnahkan. Spirit co-oopetition (cooperation dan competition) sudah nyaris luntur. Yang ada adalah semangat perang dan menghancurkan pesaing.

Nah, dengan memiliki kaos itu aku berharap akan selalu teringat spirit positif ini, terutama “respect your competitor” dan secara tulus mengimplementasikannya dalam operasional pekerjaanku, seketat apapun persaingannya.

Hari ini, saat mau memakai kaos tersebut, aku baru melihat kata-kata yang ada di bagian belakang kaos tersebut: “HK 60 Tahun, in Search of Meaning.”

Lah? Opo maneh seh, Pak Hermawan sing ate sampeyan goleki? Apa lagi yang kaucari HK?

Leave A Reply

* All fields are required

*