<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Internet Itu Bahaya Lho, Jeng &#8230;</title>
	<atom:link href="http://vlisa.com/2007/11/25/internet-itu-bahaya-lho-jeng/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://vlisa.com/2007/11/25/internet-itu-bahaya-lho-jeng/</link>
	<description>it's me</description>
	<pubDate>Fri, 05 Dec 2008 13:08:37 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6</generator>
		<item>
		<title>By: vlisa.com &#187; Blog Archive &#187; Anak Internet</title>
		<link>http://vlisa.com/2007/11/25/internet-itu-bahaya-lho-jeng/#comment-232605</link>
		<dc:creator>vlisa.com &#187; Blog Archive &#187; Anak Internet</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Jul 2008 22:39:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/2007/11/25/internet-itu-bahaya-lho-jeng/#comment-232605</guid>
		<description>[...] Sebagian orang tua masih mengkhawatikan sisi negatif internet bagi anak-anaknya. “Internet itu berbahaya lho jeng,” kata seseorang seperti yang pernah kutulis di sini. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Sebagian orang tua masih mengkhawatikan sisi negatif internet bagi anak-anaknya. “Internet itu berbahaya lho jeng,” kata seseorang seperti yang pernah kutulis di sini. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ncomputing penganti-pc</title>
		<link>http://vlisa.com/2007/11/25/internet-itu-bahaya-lho-jeng/#comment-227800</link>
		<dc:creator>ncomputing penganti-pc</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Jun 2008 06:25:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/2007/11/25/internet-itu-bahaya-lho-jeng/#comment-227800</guid>
		<description>kalau internet bahaya,berarti semua media elektronik bahaya juga dunk :)  :)  :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalau internet bahaya,berarti semua media elektronik bahaya juga dunk <img src='http://vlisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  <img src='http://vlisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  <img src='http://vlisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: fren</title>
		<link>http://vlisa.com/2007/11/25/internet-itu-bahaya-lho-jeng/#comment-232</link>
		<dc:creator>fren</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Feb 2008 09:55:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/2007/11/25/internet-itu-bahaya-lho-jeng/#comment-232</guid>
		<description>INTERNET GRATIS FREN BISA LAGI? DAPATKAN SETINGAN TERBARUNYA DI :  www.internet-unlimited.co.cc  NO PROXY VIETNAM DAN PROXY EKUADOR DAN GA PAKE PORT 554!!! BISA BUAT  BROWSING DAN DOWNLOAD SEPUASNYA!! 24JAM SEHARI, 7 HARI SEMINGGU, SELAMANYA!! SAMA SEKALI TIDAK PERLU PAKAI PULSA!!
E-BOOK YANG HARUS ANDA DAPATKAN SEKARANG JUGA! KALO ADA YANG BISA GRATIS, NGAPAIN JUGA PAKAI YANG LANGGANAN!! HEHEHE….</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>INTERNET GRATIS FREN BISA LAGI? DAPATKAN SETINGAN TERBARUNYA DI :  <a href="http://www.internet-unlimited.co.cc" rel="nofollow">http://www.internet-unlimited.co.cc</a>  NO PROXY VIETNAM DAN PROXY EKUADOR DAN GA PAKE PORT 554!!! BISA BUAT  BROWSING DAN DOWNLOAD SEPUASNYA!! 24JAM SEHARI, 7 HARI SEMINGGU, SELAMANYA!! SAMA SEKALI TIDAK PERLU PAKAI PULSA!!<br />
E-BOOK YANG HARUS ANDA DAPATKAN SEKARANG JUGA! KALO ADA YANG BISA GRATIS, NGAPAIN JUGA PAKAI YANG LANGGANAN!! HEHEHE….</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Pujiono</title>
		<link>http://vlisa.com/2007/11/25/internet-itu-bahaya-lho-jeng/#comment-130</link>
		<dc:creator>Pujiono</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jan 2008 02:54:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/2007/11/25/internet-itu-bahaya-lho-jeng/#comment-130</guid>
		<description>jangankan internet. koran juga bahaya dong kalo gitu. anggota dpr selingkuh, ada di koran. artis bugil, ada di tabloid. pelajar diperkosa, ada di majalah. gimana dong? semua sistem itu ada efek negatif dan positifnya. tinggal gimana kita saja sebagai pengguna sekaligus sebagai penyaring informasi. bukan begitu, mba?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jangankan internet. koran juga bahaya dong kalo gitu. anggota dpr selingkuh, ada di koran. artis bugil, ada di tabloid. pelajar diperkosa, ada di majalah. gimana dong? semua sistem itu ada efek negatif dan positifnya. tinggal gimana kita saja sebagai pengguna sekaligus sebagai penyaring informasi. bukan begitu, mba?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nukman Luthfie</title>
		<link>http://vlisa.com/2007/11/25/internet-itu-bahaya-lho-jeng/#comment-108</link>
		<dc:creator>Nukman Luthfie</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Nov 2007 00:21:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/2007/11/25/internet-itu-bahaya-lho-jeng/#comment-108</guid>
		<description>Prinsipnya, efek negatif jangan sampai dipakai sebagai alasan untuk tidak memakai Internet, karena efek positifnya jauuuuuh lebih banyak. Jangan karena jari tangan terinfeksi, satu lengan mesti dipotong. banyak cara untuk menghindari pornografi via Internet. Bisa dengan cara teknis -- memblok akses ke situs2 porno, atau dengan cara non teknis melalui pendidikan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Prinsipnya, efek negatif jangan sampai dipakai sebagai alasan untuk tidak memakai Internet, karena efek positifnya jauuuuuh lebih banyak. Jangan karena jari tangan terinfeksi, satu lengan mesti dipotong. banyak cara untuk menghindari pornografi via Internet. Bisa dengan cara teknis &#8212; memblok akses ke situs2 porno, atau dengan cara non teknis melalui pendidikan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: andy Zoeltom</title>
		<link>http://vlisa.com/2007/11/25/internet-itu-bahaya-lho-jeng/#comment-106</link>
		<dc:creator>andy Zoeltom</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Nov 2007 02:57:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vlisa.com/2007/11/25/internet-itu-bahaya-lho-jeng/#comment-106</guid>
		<description>Ini sebenarnya persoalan klasik. Tapi seiring dengan waktu, sebetulnya hal tersebut tak perlu dipermasalahkan. Seperti kita semua tahu, soal seks juga sudah ada jauh sebelum kita lahir, malah sejak nenek moyang kita dulu, dulu sekali, barangkali sepanjang bumi ini ada. Pornografi itu tidak akan ada habisnya. Masalahnya sekarang, bagaimana kita mengisi internet kita dengan bahan-bahan yang bermanfaat bagi semua kalangan, ya ibu-ibu di perumahaan itu, ya anak-anak kita, juga bapak-bapak dan remaja. Buat anak-anak kita, kalau kita menyediakan content (isi) internet dengan bahan-bahan yang bermanfaat, saya yakin mereka tidak akan banyak waktu untuk melihat yang porno-porno. Cobalah kalau website SBYuntuk anak sudah ada, misalnya, mereka akan terkesima dengan isi web tersebut. Setiap pulang sekolah mereka akan segera cepat sampai di rumah untuk segera membuat situs SBY, untuk mengetahui apa kegiatan SBY hari ini. Apa suratnya buat SBY dibalas. Apa suratnya buat Ibu Ani dibalas. Atau yang lainnya. Kalau dia senang membuka situs deplujunior.org, dia akan senang menanti tiap hari kabar temannya di seberang sana, di benua lain, sambil membayangkan kapan saya ke sana?

Banyak lagi contoh lainnya. Untuk kegiatan Ibu-ibu di perumahan, jika kita buatkan situs yang mendidik pasti mereka juga akan sibuk dengan buka membuka internet untuk mencari masakan apa yang baru yang sudah dicoba temannya di seberang benua sana, atau fashion apa yang saat ini sedang trend, ketimbang dia mencari-cari hal yang bersifat pornografi. Saya yakin, jika kita semua sudah disibukkan dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, soal pornografi itu akan berkurang dan tak perlu terlalu dikhawatirkan. Tinggal sekarang, bagaimana kita semua mengisi content tersebut. Ini tentu menjadi tugas kita bersama: pemerintah, swasta (para vendor), kalangan perguruan tinggi, komonitas TI, dan juga masyarakat umum tentu saja. Selamat berkarya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ini sebenarnya persoalan klasik. Tapi seiring dengan waktu, sebetulnya hal tersebut tak perlu dipermasalahkan. Seperti kita semua tahu, soal seks juga sudah ada jauh sebelum kita lahir, malah sejak nenek moyang kita dulu, dulu sekali, barangkali sepanjang bumi ini ada. Pornografi itu tidak akan ada habisnya. Masalahnya sekarang, bagaimana kita mengisi internet kita dengan bahan-bahan yang bermanfaat bagi semua kalangan, ya ibu-ibu di perumahaan itu, ya anak-anak kita, juga bapak-bapak dan remaja. Buat anak-anak kita, kalau kita menyediakan content (isi) internet dengan bahan-bahan yang bermanfaat, saya yakin mereka tidak akan banyak waktu untuk melihat yang porno-porno. Cobalah kalau website SBYuntuk anak sudah ada, misalnya, mereka akan terkesima dengan isi web tersebut. Setiap pulang sekolah mereka akan segera cepat sampai di rumah untuk segera membuat situs SBY, untuk mengetahui apa kegiatan SBY hari ini. Apa suratnya buat SBY dibalas. Apa suratnya buat Ibu Ani dibalas. Atau yang lainnya. Kalau dia senang membuka situs deplujunior.org, dia akan senang menanti tiap hari kabar temannya di seberang sana, di benua lain, sambil membayangkan kapan saya ke sana?</p>
<p>Banyak lagi contoh lainnya. Untuk kegiatan Ibu-ibu di perumahan, jika kita buatkan situs yang mendidik pasti mereka juga akan sibuk dengan buka membuka internet untuk mencari masakan apa yang baru yang sudah dicoba temannya di seberang benua sana, atau fashion apa yang saat ini sedang trend, ketimbang dia mencari-cari hal yang bersifat pornografi. Saya yakin, jika kita semua sudah disibukkan dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, soal pornografi itu akan berkurang dan tak perlu terlalu dikhawatirkan. Tinggal sekarang, bagaimana kita semua mengisi content tersebut. Ini tentu menjadi tugas kita bersama: pemerintah, swasta (para vendor), kalangan perguruan tinggi, komonitas TI, dan juga masyarakat umum tentu saja. Selamat berkarya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
